Nikaragua Kutuk Jerman di ICJ karena Dukung Israel: Seperti Pontius Pilatus!

Selasa, 09 April 2024 - 13:30 WIB
loading...
Nikaragua Kutuk Jerman...
Nikaragua mengajukan kasusnya ke Mahkamah Internasional (ICJ) pada Senin (8/4/2024). Foto/x/aljazeera
A A A
DEN HAAG - Nikaragua mengajukan kasusnya ke Mahkamah Internasional (ICJ) pada Senin (8/4/2024), menyerukan tindakan darurat untuk menghentikan Jerman memberikan senjata dan bentuk dukungan lainnya kepada Israel.

Nikaragua menuduh Jerman melanggar kewajiban semua negara untuk mencegah pelanggaran hukum internasional dalam mendukung serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan pembukaannya, Duta Besar Nikaragua untuk Belanda Carlos Jose Arguello Gomez menjelaskan, “Pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional… termasuk genosida sedang terjadi di Palestina, dan dilakukan secara terbuka.”

“Ketika situasi seperti ini terjadi atau terancam terjadi, kewajiban semua negara sudah jelas…bukan hanya negara yang tidak boleh memperburuk situasi dengan membantu atau menolong pelaku, namun mereka juga harus melakukan upaya terbaiknya untuk….mencegah terjadinya situasi pelanggaran seperti ini,” papar dia.

Gomez menekankan, “Sehubungan dengan kewajiban ini, tidak ada negara ketiga, semua negara berkewajiban untuk menghormatinya.”

“Jerman telah melanggar kewajiban yang dibebankan kepada semua negara,” tegas duta besar Nikaragua.

Duta Besar Nikaragua menekankan setelah keputusan ICJ pada tanggal 26 Januari, ada kemungkinan Israel melakukan tindakan genosida di Gaza, dan Jerman mempunyai kewajiban berhenti bersekongkol dengan Tel Aviv.

“Kewajiban untuk mencegah genosida muncul setelah jelas bahwa genosida sedang dilakukan,” tegas Gomez.

Baca juga: Pasukan Israel Mundur dari Gaza Selatan adalah Langkah Taktis, Bukan Konsesi untuk Damai

Namun, menurut dia, “Jerman hingga hari ini terus memberikan bantuan militer kepada Israel.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
AS Rilis Paspor Edisi...
AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya
Rekomendasi
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Berita Terkini
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved