alexametrics

Raja Saudi Disuguhi Paparan Proyek Wisata Mewah Amaala Senilai Rp42 T

loading...
Raja Saudi Disuguhi Paparan Proyek Wisata Mewah Amaala Senilai Rp42 T
Konsep proyek wisata mewah Amaala yang sedang digarap Arab Saudi. Foto/Arab News
A+ A-
TABUK - Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Arab Saudi bersama Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) disambut tim proyek pariwisata ultra-mewah Amaala, Selasa (21/11/2018). Tim proyek yang dipimpin Nicholas Naples, Chief Executive Officer (CEO) Amaala, memaparkan proyek senilai USD2,9 miliar (Rp42 triliun) tersebut.

Raja Saudi yang dijuluki sebagai Penjaga Dua Masjid Suci dan Putra Mahkota MBS menyaksikan presentasi visual tentang proyek dan tujuan ekonomi serta pembangunannya untuk menciptakan konsep inovatif dan unik dalam pariwisata ultra-mewah yang berfokus pada kesehatan, meditasi, kesejahteraan dan seni hidup sehat.

   

MBS sendiri menjadi ketua dewan pendiri proyek Amaala.

Rencana induk pengembangan resort, yang disetujui oleh dewannya, juga diberikan kepada Raja Salman dalam resepsi proyek pertama di Cagar Alam Pangeran Mohammad bin Salman yang akan menjadi tujuan global dalam sektor pariwisata mewah.

Pada akhir resepsi, Raja Salman memuji tujuan proyek yang berkontribusi pada diversifikasi ekonomi, penciptaan peluang investasi untuk sektor swasta dan untuk mengembangkan industri pariwisata di Kerajaan sambil melestarikan warisan budaya dan lingkungan.

SINDOnews.com mengutip Arab News mengulas sekilas gambaran proyek wisata mewah Amaala. Proyek ini berlokasi di Tabuk.

Proyek Amaala akan menghasilkan 22.000 pekerjaan yang diharapkan dalam bentuk perhotelan dan pariwisata, rekreasi dan ritel, di samping peluang yang diciptakan dalam konstruksi dan industri pendukung.

Pengembang akan menyediakan fasilitas dan layanan bagi para tamu untuk membentuk pengalaman kemewahan tersendiri. Ini mencakup seni, budaya, mode, kesehatan dan olahraga, dan menawarkan tamu gaya hidup mewah yang pilihannya dipesan lebih dahulu.

Amaala berlabuh di sekitar tiga pilar. Pertama; kebugaran, hidup sehat dan olahraga. Kedua; seni dan budaya. Ketiga; soal laut, matahari, dan gaya hidup. Masing-masing elemen ini sedang dikembangkan ke standar kelas dunia untuk menarik pengunjung dari seluruh dunia.

Resor ini akan dikembangkan di tiga lokasi di dalam Cagar Alam Pangeran Mohammed bin Salman di pantai barat laut Arab Saudi.

Pengembangan ini akan mencakup area seluas lebih dari 3.800 km persegi dan akan menargetkan lebih dari 2.500 hunian, yang mencakup hotel, 700 villa hunian, apartemen dan rumah, dan ditambah lebih dari 200 perusahaan ritel kelas atas dengan paduan eklektik galeri, ateliers, workshop perajin dan toko-toko ritel yang didukung oleh berbagai tempat makan khas internasional dan lokal.

Pada hari Selasa, Raja Salman juga disambut para pejabat dari provinsi Tabuk. Dia meresmikan dan meletakkan batu fondasi pertama untuk sejumlah proyek pembangunan di wilayah itu.

"Ini adalah hari untuk memberi, di tanah yang berkah, dan dari raja pemurah. Pada hari ini, Tabuk merasa terhormat untuk meresmikan dan meletakkan batu fondasi, di bawah perlindungan Raja Salman, untuk beberapa proyek pembangunan yang sejalan dengan pertumbuhan dan ekspansi di kawasan, kota dan provinsi," kata Gubernur Tabuk Pangeran Fahd bin Sultan bin Abdulaziz.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak