Polisi Norwegia Bakal Tenteng Senjata setelah Umat Islam Diancam

Minggu, 07 April 2024 - 14:36 WIB
loading...
Polisi Norwegia Bakal...
Polisi Norwegia bakal dipersenjatai setelah ada acaman terhadap komunitas Muslim setempat. Foto/REUTERS
A A A
OSLO - Polisi Norwegia pada Minggu (7/4/2024) mengumumkan bahwa para petugas yang dinas akan dipersenjatai menyusul adanya ancaman terhadap komunitas Muslim di negara tersebut.

Selama ini, polisi di Norwegia—seperti di negara-negara Skandinavia lainnya—tidak membawa senjata.

Namun sebuah pernyataan polisi mengatakan direktur jenderal kepolisian telah memutuskan untuk mempersenjatai polisi di tingkat nasional mulai hari ini.

“Konteksnya adalah ancaman terhadap komunitas agama Muslim dan perayaan Idulfitri minggu depan,” bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip AFP.

Juru bicara polisi Roar Hansen mengatakan kepada AFP bahwa masjid telah menerima ancaman. Namun dia tidak merinci detail ancaman yang dimaksud.

Polisi Norwegia sebelumnya diberi izin untuk membawa senjata selama periode Paskah dari 27 Maret hingga 2 April.

Pada Juni 2020, seorang pria sayap kanan Norwegia dihukum penjara selama 21 tahun karena pembunuhan dan pelanggaran anti-terorisme.

Philip Manshaus menembak dan membunuh saudara tirinya yang lahir di China di rumah keluarga mereka tahun lalu, kemudian pergi ke al-Noor Islamic Center di dekatnya dan melepaskan beberapa tembakan tetapi tidak mengenai siapa pun.

Dia dikalahkan oleh seorang anggota jemaah berusia 65 tahun yang merebut senjatanya.

Manshaus juga mengenakan kamera helm, merekam serangan ke masjid tetapi gagal dalam upayanya untuk menyiarkan secara online.

Dalam sidang pertamanya di pengadilan Agustus 2019 lalu, Manshaus muncul dengan mata hitam dan memar di wajah dan lehernya akibat perkelahian di masjid.

Dia menyatakan pandangan anti-imigran dan anti-Muslim yang kuat sebelum serangannya dan tidak menyesal di persidangan.

Dia yakin putri angkat dari pasangan ayahnya menimbulkan risiko bagi keluarga karena dia berasal dari Asia.

Serangan ini mirip dengan pembantaian 77 orang oleh pembunuh massal sayap kanan Anders Behring Breivik pada tahun 2011-–kekejaman terburuk di Norwegia pada masa damai.

Hukuman penjara 21 tahun bagi Manshaus adalah hukuman terberat yang bisa dijatuhkan untuk pembunuhan tingkat pertama dan pelanggaran undang-undang anti-terorisme.

Hukumannya juga memuat ketentuan bahwa pembebasannya dapat ditunda tanpa batas waktu jika dia masih dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Imbas Norwegia Larang...
Imbas Norwegia Larang Jual Rudal Canggih, Kapal Perang Malaysia seperti Harimau Tanpa Taring
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa Dilimpahkan ke PN Jakarta Timur
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
3 Senjata yang Paling...
3 Senjata yang Paling Banyak Membunuh Umat Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved