6 Bulan Perang Gaza, Kenapa Israel Makin Terisolasi?

Sabtu, 06 April 2024 - 15:01 WIB
loading...
A A A
Bahkan sebelum serangan terhadap konvoi tersebut, Israel telah diisolasi secara diplomatis, dengan Majelis Umum PBB berulang kali menyerukan gencatan senjata kemanusiaan, dan berada di bawah tekanan berat untuk meningkatkan pengiriman bantuan di Gaza, di mana kelompok bantuan mengatakan kelaparan akan segera terjadi.

Meskipun Israel mengatakan pasukannya telah membunuh ribuan pejuang Hamas dan menghancurkan sebagian besar unit tempurnya, beberapa bulan setelah perang, pasukan Israel masih memerangi kelompok pejuang di Gaza utara dan tengah, di wilayah yang tampaknya telah dibersihkan pada tahap awal serangan.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sejauh ini menolak tekanan untuk mengubah haluan, dan bersikeras bahwa Hamas tetap menjadi ancaman nyata bagi Israel yang harus dihancurkan sebelum perdamaian abadi dapat kembali terjadi.

"Kemenangan sudah dekat. Itu sangat dekat, dan tidak ada yang bisa menggantikan kemenangan," katanya kepada delegasi anggota Kongres Partai Republik di Yerusalem pada hari Kamis, sambil meminta lebih banyak dukungan anggaran, beberapa jam sebelum panggilan telepon dengan Biden.

Masyarakat Israel sebagian besar terus mendukung tujuan perang untuk menghancurkan Hamas dan memulangkan 134 sandera yang masih ditahan di Gaza. Namun Netanyahu sendiri menghadapi meningkatnya gerakan protes dan tuntutan diadakannya pemilu baru, yang menurut jajak pendapat menunjukkan bahwa ia akan mengalami kekalahan besar.

Baca Juga: 5 Fakta Memprihatinkan Puasa Ramadan saat Bencana Kelaparan di Gaza

“Saya sangat yakin bahwa semua orang di luar Israel yang menyerukan gencatan senjata tidak memahami situasi di sini,” kata Wendy Carol, seorang penulis berusia 73 tahun dan pendiri perusahaan rintisan dari Yerusalem. “Kami telah mengalami begitu banyak serangan dan invasi dan kami akan berdiri sebagai negara Yahudi yang demokratis.”

Namun demikian, dia berkata: "Saya tidak mempercayai perdana menteri. Dia adalah kekuatan yang memecah belah negara ini dan banyak sekali orang merasakan hal yang sama, dari semua latar belakang."

Sementara perundingan damai sedang berlangsung, harapan akan adanya terobosan yang dapat menghentikan pertempuran dan memungkinkan kembalinya para sandera telah berulang kali pupus dan para pemimpin Hamas mengatakan mereka dapat terus berperang lebih lama lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Kolombia Singkirkan...
Kolombia Singkirkan Ghana, Gol Arias Antar Los Cafeteros ke 16 Besar
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Berita Terkini
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved