alexametrics

Paus Fransiskus Samakan Tukang Gosip dengan Teroris

loading...
Paus Fransiskus Samakan Tukang Gosip dengan Teroris
Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus. Foto/REUTERS/Max Rossi
A+ A-
VATIKAN - Pemimpin Vatikan Paus Fransiskus dengan tegas mencela gosip sebagai bentuk tindakan terorisme yang menghancurkan reputasi. Menurutnya, berita palsu adalah momok modern terhadap komunitas gereja yang beriman.

Selama pidatonya hari Rabu di hadapan khalayak umum di Santo Petrus Square, Paus mengeksplorasi Perintah Kedelapan, “Jangan mengucapkan kesaksian palsu terhadap tetanggamu."

"Kita semua hidup dengan berkomunikasi, dan kita terus berada di tepi antara kebenaran dan kebohongan," kata Paus Fransiskus.



Menurutnya, informasi yang salah secara inheren berbahaya. "Karena lidah membunuh seperti pisau," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyamakan para tukang gosip dan pembohong dengan teroris. "Gosip adalah teroris karena dengan lidah mereka menjatuhkan bom dan kemudian pergi, dan bom yang mereka jatuhkan menghancurkan reputasi di mana-mana," ujarnya.

"Jangan lupa; bergosip adalah membunuh," lanjut Paus, seperti dikutip Irish Time, Kamis (15/11/2018).

Pemimpin Vatikan ini juga menuliskan pesan di Twitter pada hari Rabi yang menyatakan bahwa Yesus menuntut iman umat yang teguh dan tak tergoyahkan.

"Yesus tidak senang dengan 'persentase cinta'; kita tidak dapat mencintainya pada dua puluh, lima puluh atau enam puluh persen. Itu semua atau tidak sama sekali," tulis Paus di akun Twitter, @Pontifex.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak