Kaki Tahanan Palestina Diamputasi karena Luka akibat Diborgol Israel

Jum'at, 05 April 2024 - 19:01 WIB
loading...
Kaki Tahanan Palestina...
Penjara Ofer, fasilitas penahanan Israel di Ramallah, Tepi Barat, pada 24 November 2023. Foto/Issam Rimawi/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Dua tahanan Palestina dari Jalur Gaza diamputasi kakinya karena luka yang diderita akibat borgol kaki selama penahanan oleh Israel.

Seorang dokter Israel menjelaskan hal itu. Dokter di rumah sakit lapangan yang didirikan di Kamp Penahanan Sde Teiman di gurun Negev, mengatakan para tahanan Palestina menghadapi kondisi yang menyedihkan dan berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di fasilitas tersebut.

“Baru pekan ini, dua tahanan diamputasi kakinya karena cedera akibat besi borgol kaki, yang sayangnya merupakan kejadian rutin,” papar dia dalam surat kepada menteri pertahanan dan kesehatan serta jaksa agung Israel yang dikutip Haaretz.

Menurut dokter Israel, para tahanan Palestina di fasilitas tersebut ditutup matanya, diberi makan melalui sedotan dan buang air besar dengan popok.

Dia mengatakan semua pasien warga Palestina di rumah sakit lapangan dibelenggu keempat anggota tubuhnya oleh aparat Israel.

“Sejak hari pertama fasilitas medis beroperasi hingga saat ini, saya menghadapi dilema etika yang serius,” ujar dokter tersebut.

“Lebih dari itu, saya menulis untuk memperingatkan Anda bahwa pengoperasian fasilitas tersebut tidak mematuhi satu bagian pun di antara mereka yang berhubungan dengan kesehatan dalam Hukum Penahanan Pejuang yang Melanggar Hukum,” ujar dia.

Baca juga: Profil Ismail Al-Zin, Komandan Anti-Tank Hizbullah yang Tewas Dirudal Israel

Dokter tersebut mengatakan setengah dari pasien Palestina di rumah sakit tersebut dipindahkan ke fasilitas tersebut karena cedera yang disebabkan oleh besi borgol kaki selama penahanan mereka.

Besi kaki, menurut dokter, menyebabkan cedera serius yang “memerlukan intervensi bedah berulang”.

“Dalam kondisi seperti ini, dalam praktiknya, bahkan pasien muda dan sehat pun mengalami penurunan berat badan setelah satu atau dua pekan dirawat di rumah sakit,” ungkap dia memperingatkan.

Tiga sumber lain mengkonfirmasi kepada Haaretz bahwa salah satu tangan tahanan Palestina diamputasi karena luka yang disebabkan oleh borgol.

Salah satu sumber mengatakan banyak tahanan mengalami luka yang kemudian menjadi infeksi karena borgol tangan.

Seorang juru bicara militer, pada bagiannya, menyatakan, “Para tahanan diborgol sesuai dengan hukum dan berdasarkan penentuan individu mengenai bahayanya setiap tahanan, dengan tujuan memastikan keselamatan tentara dan staf medis.”

Dia mengatakan tentara mengganti jenis besi borgol kaki yang digunakan di fasilitas tersebut karena cedera yang dialami para tahanan.

“Penjaga memastikan ada jarak yang cukup antara besi kaki dan anggota tubuh tahanan,” ungkap dia.

Menurut data Palestina, lebih dari 9.100 warga Palestina diperkirakan ditahan oleh Israel di penjara-penjara mereka. Banyak dari mereka ditahan tanpa dakwaan atau diadili di bawah penahanan administratif.

Tidak ada angka spesifik mengenai berapa banyak warga Gaza yang ditahan selama serangan Israel di Jalur Gaza.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Trump Klaim Bikin Iran...
Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran
Rekomendasi
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
AHY Serahkan Penentuan...
AHY Serahkan Penentuan Logo HUT ke-25 Partai Demokrat ke Publik, Ini Alasannya
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved