IRGC Sebut Kesepakatan UEA-Israel sebagai Kebodohan dan Sebuah Kesalahan

Minggu, 16 Agustus 2020 - 22:27 WIB
loading...
IRGC Sebut Kesepakatan...
Garda Revolusi Iran atau IRGC telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perjanjian perdamaian Uni Emirat Arab (UEA)-Israel. Foto/Ist
A A A
TEHERAN - Garda Revolusi Iran atau IRGC telah mengeluarkan pernyataan yang mengutuk perjanjian perdamaian Uni Emirat Arab (UEA) - Israel . IRGC memperingatkan bahwa itu akan memiliki konsekuensi berbahaya bagi kedua belah pihak jika diterapkan.

Israel dan UEA mencapai kesepakatan perdamaian bersejarah pada hari Kamis yang akan mengarah pada normalisasi penuh hubungan diplomatik antara kedua negara Timur Tengah dalam perjanjian yang ditengahi oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

( Baca juga: Ikuti Jejak UEA, Bahrain Disebut Segera Buat Kesepakatan dengan Israel )

“Kesepakatan memalukan untuk menormalisasi hubungan antara UEA dan Israel, yang dipublikasikan oleh rancangan dan kepemimpinan pemerintah teroris dan tidak manusiawi AS, adalah salah satu pengkhianatan sejarah terbesar dari perjuangan Palestina yang menimbulkan belati beracun di tubuh (Dunia) Islam," kata IRGC.

Menyebut perjanjian itu sebagai kebodohan dan kesalahan perhitungan strategis, IRGC, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (16/8/2020), memperingatkan bahwa itu hanya akan berfungsi untuk mempercepat kehancuran Israel.

IRGC juga mendesak para penguasa Abu Dhabi, yang ditunjuknya sebagai penjajah istana yang terbuat dari kaca, untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka. ( Baca juga: Israel Temukan Rapid Test COVID-19 Super-Cepat, Harganya Cuma Rp4.000 )

"Jika tidak, cepat atau lambat para penguasa UEA harus menunggu tanggapan yang tegas dari rakyat negeri ini karena penghinaan historis yang disebabkan oleh kebodohan para pemimpin mereka," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved