Negara NATO Ini Inginkan Jet Tempur Siluman F-35 Tanpa 'Penyakit Masa Kanak-kanak'

Kamis, 28 Maret 2024 - 13:06 WIB
loading...
A A A
“[Kantor Program Gabungan] F-35, Lockheed Martin, dan mitra industri lainnya telah mengidentifikasi konkurensi berisiko tinggi dalam jadwal F-35 Block 4, yang akan mengancam penghentian produksi pesawat jika pengembangan gagal,” ujarnya.

F-35 Joint Strike Fighter (JSF) baru-baru ini dimasukkan ke dalam produksi penuh, namun pengiriman jet tersebut saat ini ditunda di tengah pengerjaan elemen Tech Refresh-3, yang memungkinkan hal-hal seperti peningkatan kekuatan pemrosesan, yang diperlukan untuk peningkatan Blok 4 pada akhirnya.

Peningkatan tersebut akan memberikan F-35 kemampuan untuk membawa lebih banyak senjata, meningkatkan kapasitas penargetan pesawat, dan meningkatkan kemampuan peperangan elektronik jet tersebut.

Angkatan Udara AS juga telah menyoroti perlunya peningkatan yang signifikan ini, di mana sekretarisnya; Frank Kendall, mengatakan awal bulan ini: “Kami benar-benar membutuhkan perangkat keras TR-3 dan rangkaian peningkatan Block 4 agar tetap kompetitif.”

Tantangan yang sedang berlangsung diperkirakan akan menunda peningkatan Block 4 hingga tahun 2029 dari rencana awal tahun 2026, kata Jon Ludwigson, direktur kontrak dan akuisisi keamanan nasional di Kantor Akuntabilitas Pemerintah.

Jumlah kemampuan baru dalam peningkatan Block 4 telah meningkat dari 66 menjadi 80, dan biaya penambahannya telah meningkat dari USD10,6 miliar menjadi USD16,5 miliar.

“Beberapa tantangan yang muncul [dengan Block 4] adalah karena mereka tidak memiliki persyaratan, mereka tidak memiliki pemahaman yang kuat tentang apa yang secara teknis dapat dicapai,” kata Ludwigson.

“Mereka tidak memiliki dasar yang kuat untuk memahami berapa lama hal ini akan berlangsung. Ini menjadi sebuah perjalanan penemuan dan membutuhkan waktu bagi mereka untuk mencari tahu,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved