Putin: Jet Tempur F-16 Ukraina Bisa Bawa Bom Nuklir, Rusia Harus Mempertimbangkannya
Kamis, 28 Maret 2024 - 08:57 WIB
loading...
Presiden Vladimir Putin mengatakan jet tempur F-16 yang akan dikirim Barat ke Ukraina dapat membawa bom nuklir, dan Rusia harus mempertimbangkannya dalam perencanaan militer. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengatakan kepada pilot tempur Rusia bahwa jet tempur F-16 yang akan dikirim negara-negara Barat ke Ukraina dapat membawa bom nuklir.
Untuk itu, kata dia, Moskow harus mempertimbangkannya dalam perencanaan militer.
Dalam kunjungannya ke Pangkalan Udara Torzhok, Putin menegaskan bahwa jet tempur F-16—jika negara-negara dikirim Barat ke Kyiv—tidak akan mengubah situasi di medan perang.
“Jika mereka memasok F-16, dan mereka membicarakan hal ini dan tampaknya melatih pilot [Ukraina], hal ini tidak akan mengubah situasi di medan perang,” kata Putin kepada para pilot tempur Rusia, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Putin Ancam Targetkan Negara Ketiga Penampung Jet Tempur F-16 Ukraina
“Dan kami akan menghancurkan pesawat tersebut sama seperti saat kami menghancurkan tank, kendaraan lapis baja, dan peralatan lainnya, termasuk beberapa peluncur roket," ujarnya.
Putin mencatat bahwa pesawat tempur buatan Amerika Serikat tersebut memiliki kemampuan untuk membawa senjata nuklir. "Kita juga harus mempertimbangkan hal itu dalam cara kita mengatur masalah," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, Moskow harus mempertimbangkannya dalam perencanaan militer.
Dalam kunjungannya ke Pangkalan Udara Torzhok, Putin menegaskan bahwa jet tempur F-16—jika negara-negara dikirim Barat ke Kyiv—tidak akan mengubah situasi di medan perang.
“Jika mereka memasok F-16, dan mereka membicarakan hal ini dan tampaknya melatih pilot [Ukraina], hal ini tidak akan mengubah situasi di medan perang,” kata Putin kepada para pilot tempur Rusia, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (28/3/2024).
Baca Juga: Putin Ancam Targetkan Negara Ketiga Penampung Jet Tempur F-16 Ukraina
“Dan kami akan menghancurkan pesawat tersebut sama seperti saat kami menghancurkan tank, kendaraan lapis baja, dan peralatan lainnya, termasuk beberapa peluncur roket," ujarnya.
Putin mencatat bahwa pesawat tempur buatan Amerika Serikat tersebut memiliki kemampuan untuk membawa senjata nuklir. "Kita juga harus mempertimbangkan hal itu dalam cara kita mengatur masalah," ujarnya.
Lihat Juga :