Demi Cuan dari Bisnis Wisata Gay, Negara Anggota ASEAN Ini Akan Jadi Pusat Pernikahan Sesama Jenis

Rabu, 27 Maret 2024 - 17:40 WIB
loading...
Demi Cuan dari Bisnis...
Thailand segera melegalkan pernikahan gay untuk menarik lebih banyak wisatawan lgbt. Foto/Reuters
A A A
BANGKOK - Parlemen Thailand dengan suara bulat menyetujui rancangan undang-undang (RUU) kesetaraan pernikahan pada Rabu (27/3/2024). Itu menjadi sebuah langkah penting yang membuat salah satu negara paling liberal di Asia semakin dekat untuk menjadi wilayah ketiga yang melegalkan hubungan sesama jenis.

RUU ini mendapat dukungan dari semua partai besar di Thailand dan telah dirancang selama lebih dari satu dekade. Undang-undang tersebut masih memerlukan persetujuan dari Senat dan dukungan dari raja sebelum menjadi undang-undang dan akan berlaku 120 hari kemudian.

Undang-undang tersebut disahkan oleh 400 dari 415 anggota parlemen yang hadir, dengan hanya 10 suara yang menentangnya dan bisa membuat Thailand bergabung dengan Taiwan dan Nepal dalam mengizinkan hubungan sesama jenis.

“Kami melakukan ini untuk seluruh rakyat Thailand untuk mengurangi kesenjangan dalam masyarakat dan mulai menciptakan kesetaraan,” kata Danuphorn Punnakanta, ketua komite parlemen mengenai rancangan undang-undang tersebut, dilansir Reuters. Dia mengatakan kepada anggota parlemen sebelum pembacaan RUU tersebut. "Saya ingin mengajak Anda semua untuk membuat sejarah."

Pengesahan RUU ini menandai sebuah langkah signifikan dalam mengukuhkan posisi Thailand sebagai salah satu negara paling liberal di Asia dalam isu-isu lesbian, gay, biseksual dan transgender, dengan keterbukaan dan sikap progresif yang hidup berdampingan dalam masyarakat bersamaan dengan nilai-nilai tradisional dan konservatif Budha.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Pertama yang Menarik Dubesnya dari Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved