Rusia Murka AS Caplok Wilayah 1 Juta Km Persegi di Arktik dan Laut Bering

Rabu, 27 Maret 2024 - 13:45 WIB
loading...
Rusia Murka AS Caplok...
Pantai beku di pesisir Laut Bering terlihat di Nome, Alaska. Foto/REUTERS/Nathaniel Wilder
A A A
MOSKOW - Rusia tidak mengakui upaya Amerika Serikat (AS) yang secara ilegal mengklaim lebih dari satu juta kilometer persegi wilayah maritim, termasuk di Arktik dan Laut Bering.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia menegaskan hal itu. Perwakilan Rusia memberi tahu Dewan Otoritas Dasar Laut Internasional mengenai hal ini pada Senin (25/3/2024).

Dewan tersebut saat ini bertemu di Kingston, Jamaika, dan beroperasi berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) tahun 1982.

“AS secara sepihak berusaha mengurangi luas dasar laut sesuai Dewan Otoritas Dasar Laut Internasional dan juga seluruh komunitas internasional,” ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia.

Departemen Luar Negeri AS mengumumkan proyek “perpanjangan landas kontinen” pada bulan Desember 2023, mengklaim yurisdiksi sekitar satu juta kilometer persegi di luar wilayah perairannya.

UNCLOS mengizinkan klaim maritim hingga 200 mil laut (370 km) dari pantai di lautan dunia.

“Langkah-langkah sepihak AS ini tidak sesuai dengan aturan dan prosedur yang ditetapkan oleh hukum internasional,” ungkap Kementerian Luar Negeri Rusia, sambil mencatat pihaknya “menghalangi upaya terbaru Washington untuk menggunakan Konvensi 1982 secara eksklusif untuk memajukan kepentingannya sendiri.”

UNCLOS mengizinkan kemungkinan perluasan zona ekonomi eksklusif (ZEE) suatu negara jika dapat membuktikan landas kontinen melampaui batas 200 mil, namun negara-negara tersebut harus mengajukan petisi melalui jalur yang tepat, seperti yang dilakukan Rusia pada tahun 2015.

Baca juga: Badan Intelijen Rusia Awasi Upaya Barat Mempersenjatai ISIS

Moskow menuduh Washington “fokus pada hak-haknya dan sepenuhnya mengabaikan kewajibannya” jika menyangkut hukum internasional.

Meski terlibat dalam penyusunan UNCLOS, AS belum pernah meratifikasinya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Rusia, surat penolakan Moskow untuk mengakui klaim landas kontinen AS telah dikirimkan ke Washington “melalui saluran bilateral.”

Peta yang diterbitkan Departemen Luar Negeri menunjukkan AS mengklaim wilayah di enam wilayah, termasuk di Arktik dan Laut Bering di sepanjang perbatasan maritim dengan Rusia.

Klaim Arktik berada pada jarak 350-680 mil laut di luar garis 200 mil, sedangkan klaim Laut Bering berada sekitar 340 mil laut di sebelah timur.

Washington juga ingin mengambil alih sebagian dasar laut di utara Kepulauan Mariana di Samudra Pasifik, serta di lepas pantai barat California.

Di Atlantik, AS telah mengklaim wilayah dasar laut yang luas di luar garis 200 milnya, serta dua bagian Teluk Meksiko di sepanjang perbatasan dengan Meksiko dan Kuba.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved