Trump Peringatkan Israel soal Serangan ke Gaza: Perang Harus Selesai
Rabu, 27 Maret 2024 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
Trump mengatakan kepada pewawancara Israel bahwa “Anda kehilangan banyak dukungan” secara internasional.
“Kamu harus menyelesaikan perangmu,” ungkap Trump. “Kamu harus menyelesaikannya. Dan saya yakin Anda akan melakukannya. Dan kita harus mencapai perdamaian, kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi.”
Netahyahu telah bersumpah terus berperang sampai Israel mencapai “kemenangan total atas Hamas,” dan telah berjanji menyerang kota Rafah.
Rafah saat ini menjadi rumah bagi lebih dari satu juta warga sipil Gaza yang mengungsi. Langkah Netanyahu itu bertentangan dengan permohonan Gedung Putih.
Pemimpin Israel pada Senin membatalkan kunjungan delegasi Israel ke Washington untuk membahas rencana operasi Rafah, setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza.
Resolusi tersebut disahkan berkat Amerika yang abstain dalam pemungutan suara tersebut. Mengingat Washington biasanya memberikan dukungan tanpa syarat kepada Israel di PBB, sikap abstain dan kegagalan AS dalam memveto dipandang para pakar sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap tindakan Netanyahu di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 32.000 warga Palestina sejak Oktober, menurut otoritas kesehatan Gaza.
“Kamu harus menyelesaikan perangmu,” ungkap Trump. “Kamu harus menyelesaikannya. Dan saya yakin Anda akan melakukannya. Dan kita harus mencapai perdamaian, kita tidak bisa membiarkan hal ini terjadi.”
Netahyahu telah bersumpah terus berperang sampai Israel mencapai “kemenangan total atas Hamas,” dan telah berjanji menyerang kota Rafah.
Rafah saat ini menjadi rumah bagi lebih dari satu juta warga sipil Gaza yang mengungsi. Langkah Netanyahu itu bertentangan dengan permohonan Gedung Putih.
Pemimpin Israel pada Senin membatalkan kunjungan delegasi Israel ke Washington untuk membahas rencana operasi Rafah, setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza.
Resolusi tersebut disahkan berkat Amerika yang abstain dalam pemungutan suara tersebut. Mengingat Washington biasanya memberikan dukungan tanpa syarat kepada Israel di PBB, sikap abstain dan kegagalan AS dalam memveto dipandang para pakar sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap tindakan Netanyahu di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 32.000 warga Palestina sejak Oktober, menurut otoritas kesehatan Gaza.
(sya)
Lihat Juga :