Gedung Putih Yakin Netanyahu Sengaja Memprovokasi AS
Selasa, 26 Maret 2024 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
“Jika Perdana Menteri Netanyahu merasa sangat yakin, mengapa dia tidak menelepon Presiden Biden?” pejabat lain bertanya-tanya.
Baca juga: Tentara Israel Perkosa Para Wanita untuk Hina Pria Palestina
Juru bicara Gedung Putih John Kirby menyebut pembatalan kunjungan delegasi Israel “mengecewakan” dan mengatakan Washington “bingung dengan hal ini” karena sikap abstain AS “tidak mewakili perubahan dalam kebijakan kami.”
Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller berpendapat AS tidak menggunakan hak vetonya karena seruan untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera konsisten dengan kebijakan Washington, dan mencatat resolusi tersebut tidak mengikat.
Netanyahu dilaporkan menggunakan pemungutan suara di PBB sebagai alasan untuk tidak mengirim delegasi ke Washington karena dia “takut kami akan menawarkan sesuatu yang masuk akal,” klaim pejabat lain yang tidak disebutkan namanya, menurut Axios.
“Dia lebih suka bertengkar dengan kami meskipun itu bukan kepentingan Israel… Ini juga merupakan cara yang lucu untuk memperlakukan mitra yang telah memberikan begitu banyak dukungan kepada Israel,” papar pejabat itu.
Baca juga: Tentara Israel Perkosa Para Wanita untuk Hina Pria Palestina
Juru bicara Gedung Putih John Kirby menyebut pembatalan kunjungan delegasi Israel “mengecewakan” dan mengatakan Washington “bingung dengan hal ini” karena sikap abstain AS “tidak mewakili perubahan dalam kebijakan kami.”
Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller berpendapat AS tidak menggunakan hak vetonya karena seruan untuk gencatan senjata dan pembebasan sandera konsisten dengan kebijakan Washington, dan mencatat resolusi tersebut tidak mengikat.
Netanyahu dilaporkan menggunakan pemungutan suara di PBB sebagai alasan untuk tidak mengirim delegasi ke Washington karena dia “takut kami akan menawarkan sesuatu yang masuk akal,” klaim pejabat lain yang tidak disebutkan namanya, menurut Axios.
“Dia lebih suka bertengkar dengan kami meskipun itu bukan kepentingan Israel… Ini juga merupakan cara yang lucu untuk memperlakukan mitra yang telah memberikan begitu banyak dukungan kepada Israel,” papar pejabat itu.
Lihat Juga :