Benarkah ISIS Ciptaan Obama dan Hillary Clinton?

Minggu, 24 Maret 2024 - 13:19 WIB
loading...
A A A
Menariknya, yang menuding ISIS adalah ciptaan Obama dan Hillary bukan hanya Trump. Klaim Trump tersebut didukung konservatif di AS. Kalangan konservatif lain telah mencoba menyalahkan ISIS pada Obama.

Melansir Vox, bagi sebagian besar kaum konservatif, ada anggapan luas bahwa kebangkitan ISIS adalah akibat langsung dari “kekosongan kekuasaan” yang tercipta setelah Obama menarik pasukannya keluar dari Irak. Inilah yang dikemukakan Mario Loyola dari National Review.

"Dengan menarik pasukan AS dari Irak, membantu menjamin kemenangan Bashar Assad di Suriah, dan gagal memberikan dukungan yang cukup kuat kepada Israel, Obama telah memberdayakan semua jaringan teroris di Timur Tengah secara bersamaan," ungkap Loyola.

Trump mengaitkan argumen ini dengan mengaitkan kebangkitan ISIS dengan kebijakan Obama dan Hillary Clinton di Timur Tengah sepanjang kampanye pada pemilu presiden 2016 silam.

Baca Juga: Apakah Rusia Mengabaikan Peringatan AS tentang Adanya Ancaman Serangan Teror?

Benarkah ISIS Adalah Ciptaan Obama dan Hillary Clinton?

Klaim Trump bahwa Obama “mendirikan” ISIS pada kenyataannya salah: ISIS awalnya dibentuk oleh Abu Musab al-Zarqawi dan memiliki sejarah yang panjang dan rumit sehingga Obama dan Clinton sebagian besar tidak terlibat di dalamnya.

Zarqawi-lah yang memulai pemenggalan kepala Al Qaeda di Irak yang disiarkan televisi dengan pembunuhan pengusaha Amerika Nick Berg pada tahun 2004. Dan Zarqawi-lah yang memicu perang saudara melawan Syiah di Irak pada tahun yang sama. Taktik dan kebijakan ini hingga saat ini masih menjadi inti ISIS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Siapa Bill Pulte? Direktur...
Siapa Bill Pulte? Direktur Intelijen Nasional AS yang Tak Pernah Jadi Agen Rahasia
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Terbitkan Surat Terbuka,...
Terbitkan Surat Terbuka, Zelensky Ajak Putin Bertemu untuk Akhiri Perang Rusia-Ukraina
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved