Trump Hukum Berat Saudi jika Dalangi Pembunuhan Jamal Khashoggi

Minggu, 14 Oktober 2018 - 07:28 WIB
Trump Hukum Berat Saudi...
Trump Hukum Berat Saudi jika Dalangi Pembunuhan Jamal Khashoggi
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) mengancam akan memberikan "hukuman berat" kepada pemerintah Arab Saudi jika mendalangi atau memerintahkan pembunuhan terhadap wartawan Washington Post, Jamal Khashoggi . Wartawan pengkritik rezim Riyadh ini hilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, 2 Oktober 2018.

"Ada banyak yang dipertaruhkan, dan mungkin terutama karena orang ini adalah seorang reporter. Ada sesuatu yang sangat mengerikan dan menjijikkan tentang itu jika itu adalah kasus...kita akan sampai ke dasar dan akan ada hukuman yang berat," kata Trump selama wawancara dengan program 60 Minutes di CBS.

Namun, Trump menegaskan jika wartawan itu terbukti dibunuh oleh "tangan" Riyadh, dia tidak akan mengakhiri kesepakatan pembelian senjata antara kedua negara.

"Mereka memesan peralatan militer; semua orang di dunia menginginkan pesanan itu. Rusia menginginkannya, China menginginkannya, kami menginginkannya, kami mendapatkannya. Dan kami mendapatkan semuanya, setiap sedikit dari itu," ujarnya.

Trump mengtakan bahwa dia tidak ingin "kehilangan perintah" atau merusak pekerjaan terkait masalah ini. Menurutnya, ada cara lain untuk menghukum Riyadh jika itu diperlukan.

Khashoggi, wartawan asal Saudi, selama ini dikenal sebagai kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan keluarga Kerajaan Saudi. Dia sudah setahun terakhir tinggal di pengasingan di AS dan gencar menyuarakan kritiknya di kolom Washington Post. Kebijakan Saudi yang dia kritik keras antara lain kebijakan blokade Qatar dan perang di Yaman.

Dia terakhir terlihat pada 2 Oktober 2018 ketika dia memasuki Konsulat Saudi di Istanbul untuk mendapatkan dokumen terkait pernikahan yang dia rencanakan dengan perempuan Turki.

Para pejabat Turki telah menyatakan bahwa mereka percaya 15 orang "tim algojo" Saudi membunuh Khashoggi di konsulat. Ankara juga mengaku memiliki bukti video dan audio bahwa dia dibunuh di dalam gedung misi diplomatik itu. Kendali demikian, bukti itu belum disajikan ke publik.

Penyelidikan oleh otoritas Turki mengungkapkan bahwa sebuah rekaman yang dibuat di Apple Watch menunjukkan Khashoggi disiksa dan dibunuh. Laporan penyelidikan itu dikutip media Turki, Daily Sabah pada hari Sabtu (13/10/2018) dengan sumber intelijen Ankara. Rekaman di Apple Watch itu dihubungkan dengan iPhone yang dipegang calon istrinya yang menunggu di luar konsulat.

Surat kabar itu juga menyatakan bahwa agen-agen intelijen Saudi telah menyadari setelah Khashoggi meninggal, Apple Watch merekam. Agen-agen itu mencoba memanfaatkan sidik jari Khashoggi untuk membukanya.

Para agen itu dilaporkan menghapus beberapa file, tetapi tidak semuanya.

Riyadh telah membantah telah memerintahkan pembunuhan terhadap Khashoggi. Menteri Dalam Negeri Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif mengutuk laporan itu. Menurutnya, klaim bahwa Riyadh memerintahkan pembunuhan itu merupakan kebohongan dan tuduhan tak berdasar terhadap kerajaan.
(mas)
Berita Terkait
Diserang Wartawan Soal...
Diserang Wartawan Soal Pembunuhan Khashoggi, Trump Bela MBS di Gedung Putih
Tunangan Khashoggi Peringatkan...
Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip
Anggota Dewan Kota Usulkan...
Anggota Dewan Kota Usulkan Nama Jalan Kedubes Saudi Diganti jadi Khashoggi
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
New York Times: Pembunuh...
New York Times: Pembunuh Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter di AS
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
48 menit yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
1 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
2 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
4 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
5 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved