Wakil Ketua Parlemen Rusia: Rudal Nuklir Kami Bisa Hantam Paris dalam 2 Menit
Jum'at, 22 Maret 2024 - 08:38 WIB
loading...
Wakil Ketua Parlemen Rusia Pyotr Tolstoy mengeklaim bahwa Kremlin sedang mempertimbangkan kemungkinan meluncurkan serangan nuklir ke Ibu Kota Prancis, Paris. Foto/REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Wakil Ketua Parlemen Rusia Pyotr Tolstoy mengeklaim bahwa Kremlin sedang mempertimbangkan kemungkinan meluncurkan serangan nuklir ke Ibu Kota Prancis, Paris.
"Kami sedang mengkalkulasi," kata Tolstoy, yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, kepada BFM TV.
Politisi tersebut, yang sebelumnya bekerja untuk sejumlah kantor berita Prancis sebagai koresponden Rusia, kemudian mengeklaim bahwa hulu ledak nuklir yang ditembakkan dari Rusia dapat mencapai Ibu kota Prancis. "Kurang lebih dua menit," ujarnya, yang dilansir Jumat (22/3/2024).
Prioritas Rusia, kata Tolstoy, adalah memastikan keamanannya, sebuah kebutuhan yang menurutnya didorong oleh negara-negara NATO, termasuk Prancis, yang mempertimbangkan untuk menempatkan rudal di sekitar perbatasan Rusia.
Baca Juga: Putin Siap Perang Nuklir, Seberapa Besar dan Siapa Pengendali Senjata Atom Rusia?
Ini bukanlah ancaman perang nuklir pertama yang dikeluarkan oleh salah satu sekutu Putin, bukan hanya sejak awal invasi ke Ukraina, namun bahkan sejak awal 2024.
Pekan lalu, Putin sendiri kembali menegaskan bahwa Rusia siap untuk melakukan konfrontasi nuklir jika salah satu garis merah dalam doktrin nuklir yang dianut negara tersebut pada tahun 2010 dilanggar.
"Kami sedang mengkalkulasi," kata Tolstoy, yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden Vladimir Putin, kepada BFM TV.
Politisi tersebut, yang sebelumnya bekerja untuk sejumlah kantor berita Prancis sebagai koresponden Rusia, kemudian mengeklaim bahwa hulu ledak nuklir yang ditembakkan dari Rusia dapat mencapai Ibu kota Prancis. "Kurang lebih dua menit," ujarnya, yang dilansir Jumat (22/3/2024).
Prioritas Rusia, kata Tolstoy, adalah memastikan keamanannya, sebuah kebutuhan yang menurutnya didorong oleh negara-negara NATO, termasuk Prancis, yang mempertimbangkan untuk menempatkan rudal di sekitar perbatasan Rusia.
Baca Juga: Putin Siap Perang Nuklir, Seberapa Besar dan Siapa Pengendali Senjata Atom Rusia?
Ini bukanlah ancaman perang nuklir pertama yang dikeluarkan oleh salah satu sekutu Putin, bukan hanya sejak awal invasi ke Ukraina, namun bahkan sejak awal 2024.
Pekan lalu, Putin sendiri kembali menegaskan bahwa Rusia siap untuk melakukan konfrontasi nuklir jika salah satu garis merah dalam doktrin nuklir yang dianut negara tersebut pada tahun 2010 dilanggar.
Lihat Juga :