AS Bantu Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Rp60 Miliar

Jum'at, 05 Oktober 2018 - 15:33 WIB
AS Bantu Korban Gempa...
AS Bantu Korban Gempa dan Tsunami Sulteng Rp60 Miliar
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) menyatakan mereka telah mengirimkan tenda, selimut dan kebutuhan mendesak lainnya ke Sulawesi Tengah. Bantuan ini disalurkan AS melalui Badan Bantuan Pembangunan atau USAID.

"Kami, bersama dengan mitra-mitra USAID, telah mendistribusikan perangkat tempat pengungi darurat, selimut, alat-alat kebersihan, lampu tenaga surya dan persediaan-persediaan pemulihan bencana lainnya dan juga ruang aman untuk membantu anak-anak menghadapi bencana," ucap Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph Donovan.

"Selain dari pemerintah, sejumlah perusahaan AS dan kelompok bisnis akan memobilisasi bantuan di tempat-tempat untuk mendukung transportasi, donasi, dan upaya penggalangan dana untuk pemulihan bencana," sambungnya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Dia menyatakan, sampai saat ini total bantuan pemerintah AS sudah mencapai USD 4 juta atau sekitar Rp60 miliar. Jumlah ini, papar Donovan, belum termasuk donasi dari perusahaan-perusahaan swasta dan belum termasuk biaya untuk mendatangkan pesawat C-130.

"Kami akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Indonesia dan juga badan-badan pemulihan bencana di lapangan untuk menentukan jenis dan bantuan tambahan yang tepat, yang bisa memenuhi kebutuhan mendesak di Sulawesi Tengah. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan dan apa yang bisa lakukan dalam beberapa minggu atau bulan kedepan," ungkapnya.

Sementara itu, penasihat senior kantor bantuan asing USAID, Harlan Hale menyatakan pihaknya mengirimkan delapan orang ke Palu untuk membantu proses pendistribusian bantuan dan menempatkan dua orang di Jakarta untuk melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
(ian)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
37 menit yang lalu
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
1 jam yang lalu
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
1 jam yang lalu
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
2 jam yang lalu
Giliran Lithuania Akan...
Giliran Lithuania Akan Cabut Larangan Senjata Nuklir, Rusia Makin Terancam
3 jam yang lalu
Rusia Sebut Selat Hormuz...
Rusia Sebut Selat Hormuz Adalah 'Senjata Nuklir'-nya Iran
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved