Mampukah Gerakan Noon Against Putin Mampu Menumbangkan Kremlin?
Minggu, 17 Maret 2024 - 21:40 WIB
loading...
A
A
A
Jurnalis Reuters melihat sedikit peningkatan arus pemilih, terutama kaum muda, pada siang hari di beberapa TPS di Moskow dan Yekaterinburg, dengan antrean beberapa ratus orang. Beberapa mengatakan mereka melakukan protes meskipun tidak ada tanda-tanda yang membedakan mereka dari pemilih biasa.
Leonid Volkov, seorang ajudan Navalny di pengasingan yang diserang dengan palu pekan lalu di Vilnius, memperkirakan ratusan ribu orang telah datang ke tempat pemungutan suara di Moskow, St Petersburg, Yekaterinburg dan kota-kota lain.
Reuters tidak dapat memverifikasi perkiraan tersebut secara independen.
Di tempat pemungutan suara di misi diplomatik Rusia mulai dari Australia dan Jepang hingga Armenia, Kazakhstan, dan Georgia, ratusan warga Rusia mengantri pada siang hari.
Di Berlin, Yulia, janda Navalny, muncul di kedutaan Rusia untuk ikut serta dalam acara protes di sana bersama Kira Yarmysh, juru bicara Navalny. Warga Rusia lainnya yang hadir bertepuk tangan dan meneriakkan namanya.
Leonid Volkov, seorang ajudan Navalny di pengasingan yang diserang dengan palu pekan lalu di Vilnius, memperkirakan ratusan ribu orang telah datang ke tempat pemungutan suara di Moskow, St Petersburg, Yekaterinburg dan kota-kota lain.
Reuters tidak dapat memverifikasi perkiraan tersebut secara independen.
Di tempat pemungutan suara di misi diplomatik Rusia mulai dari Australia dan Jepang hingga Armenia, Kazakhstan, dan Georgia, ratusan warga Rusia mengantri pada siang hari.
Di Berlin, Yulia, janda Navalny, muncul di kedutaan Rusia untuk ikut serta dalam acara protes di sana bersama Kira Yarmysh, juru bicara Navalny. Warga Rusia lainnya yang hadir bertepuk tangan dan meneriakkan namanya.
(ahm)
Lihat Juga :