Rusia: 10 WNI Jadi Tentara Bayaran Bela Ukraina, 4 Tewas
Jum'at, 15 Maret 2024 - 15:57 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi tersebut perlu didalami lebih lanjut. Silakan bertanya kepada Rusia mengenai data yang mereka miliki," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Lalu Muhamad Iqbal dalam pesan tertulisnya.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan sebanyak 13.387 tentara bayaran asing terlibat perang di Ukraina dengan memihak Kyiv. Dari jumlah itu, sekitar 5.962 di antaranya dipastikan tewas.
Menurut kementerian tersebut, Polandia—salah satu negara NATO pendukung terkuat Kyiv—sejauh ini merupakan negara dengan jumlah tentara bayaran terbesar di Ukraina, yaitu 2.960 tentara.
Lebih dari separuhnya, sekitar 1.497 tentara telah tewas dalam perang melawan pasukan Rusia.
AS, sponsor dan donor bantuan militer utama Kyiv, telah menyediakan sekitar 1.113 tentara bayaran. Menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Rusia, dari jumlah itu, setidaknya 491 tentara telah terbunuh.
Urutan ketiga dalam daftar adalah Georgia, yang telah menyediakan sekitar 1.042 tentara bayaran, setidaknya 561 di antaranya telah terbunuh.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan sebanyak 13.387 tentara bayaran asing terlibat perang di Ukraina dengan memihak Kyiv. Dari jumlah itu, sekitar 5.962 di antaranya dipastikan tewas.
Menurut kementerian tersebut, Polandia—salah satu negara NATO pendukung terkuat Kyiv—sejauh ini merupakan negara dengan jumlah tentara bayaran terbesar di Ukraina, yaitu 2.960 tentara.
Lebih dari separuhnya, sekitar 1.497 tentara telah tewas dalam perang melawan pasukan Rusia.
AS, sponsor dan donor bantuan militer utama Kyiv, telah menyediakan sekitar 1.113 tentara bayaran. Menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Rusia, dari jumlah itu, setidaknya 491 tentara telah terbunuh.
Urutan ketiga dalam daftar adalah Georgia, yang telah menyediakan sekitar 1.042 tentara bayaran, setidaknya 561 di antaranya telah terbunuh.
Lihat Juga :