Rusia: 10 WNI Jadi Tentara Bayaran Bela Ukraina, 4 Tewas

Jum'at, 15 Maret 2024 - 15:57 WIB
loading...
A A A
Georgia, menuru kebijakan resminya, mengambil sikap netral terhadap perang Rusia-Ukraina.

Negara Kaukasus ini juga berulang kali menolak seruan Kyiv untuk membuka “front kedua” melawan Rusia. Meski demikian, kelompok nasionalis garis keras di negara itu telah secara aktif berpartisipasi dalam perang di Ukraina.

Georgia diikuti oleh Kanada, yang telah menyediakan 1.005 tentara bayaran yang teridentifikasi, setidaknya 491 di antaranya telah tewas.

Kanada memiliki komunitas Ukraina yang besar, sebagian besar berasal dari era pasca-Perang Dunia II, ketika kolaborator Nazi dari Ukraina melarikan diri ke negara tersebut secara massal, menghindari penganiayaan oleh Uni Soviet.

Inggris, Rumania, Kroasia, dan Prancis juga menyumbang sejumlah besar tentara bayaran. Meskipun Paris mendeklarasikan dukungannya terhadap Kyiv, hanya sekitar 356 warga negara Perancis yang memilih untuk memperjuangkannya, dan sekitar 147 di antaranya terbunuh, menurut perkiraan Kementerian Pertahanan Rusia, sebagaimana dilansir Russia Today.

Tentara bayaran Prancis diyakini menderita banyak korban pada pertengahan Januari, ketika tempat berkumpul sementara serdadu asing terkena serangan presisi tinggi Rusia di kota Kharkiv, Ukraina timur. Serangan itu menewaskan lebih dari 60 orang asing, sebagian besar warga negara Prancis, kata militer Rusia saat itu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Harga Minyak Dunia Melonjak...
Harga Minyak Dunia Melonjak usai Iran Serang Israel, Brent Tembus 95 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Berita Terkini
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved