Siapakah John Barnett? Whistleblower Boeing yang Tewas Misterius
Rabu, 13 Maret 2024 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang mencari Barnett di hotelnya di Carolina Selatan setelah dia tidak muncul pada hari Sabtu untuk pernyataan yang sedang berlangsung terhadap perusahaan tersebut.
Barnett, seorang penduduk Louisiana, kemudian ditemukan tewas di dalam mobil di luar Holiday Inn yang menurut Kantor Pemeriksa Charleston County adalah bunuh diri. Departemen Kepolisian Kota Charleston sedang menyelidikinya.
Saudara laki-laki Barnett, Rodney Barnett, mengatakan dalam pernyataan keluarga kepada Associated Press pada hari Selasa bahwa bertahun-tahun menentang Boeing menciptakan stres baginya dan menyebabkan penurunan kesehatan mentalnya.
“Dia menderita PTSD dan serangan kecemasan akibat lingkungan kerja yang tidak bersahabat di Boeing, yang kami yakini menyebabkan kematiannya,” kata saudara laki-laki tersebut.
Dalam pernyataannya kepada USA TODAY, Boeing mengatakan pihaknya “sedih atas meninggalnya Tuan Barnett, dan rasa duka kami tertuju pada keluarga dan teman-temannya.”
![Siapakah John Barnett? Whistleblower Boeing yang Tewas Misterius]()
Foto/Reuters
Barnett menjadi salah satu dari beberapa pelapor yang membantu mengungkap tuduhan masalah kualitas di Boeing dalam penyelidikan New York Times tahun 2019.
Barnett mengatakan dia menemukan serpihan logam tajam yang dibuang di dekat sistem kelistrikan untuk kontrol penerbangan di pabrik Boeing di South Carolina, tempat perakitan pesawat jet 787 yang menurutnya bisa menjadi “bencana besar” jika serpihan tersebut menembus kabel. Setelah menyampaikan keluhannya kepada atasannya, Barnett mengaku dipindahkan ke bagian lain pabrik.
Seorang juru bicara Boeing mengatakan kepada New York Times bahwa masalah keselamatan “segera diselidiki dan perubahan dilakukan kapan pun diperlukan.”
Barnett, seorang penduduk Louisiana, kemudian ditemukan tewas di dalam mobil di luar Holiday Inn yang menurut Kantor Pemeriksa Charleston County adalah bunuh diri. Departemen Kepolisian Kota Charleston sedang menyelidikinya.
Saudara laki-laki Barnett, Rodney Barnett, mengatakan dalam pernyataan keluarga kepada Associated Press pada hari Selasa bahwa bertahun-tahun menentang Boeing menciptakan stres baginya dan menyebabkan penurunan kesehatan mentalnya.
“Dia menderita PTSD dan serangan kecemasan akibat lingkungan kerja yang tidak bersahabat di Boeing, yang kami yakini menyebabkan kematiannya,” kata saudara laki-laki tersebut.
Dalam pernyataannya kepada USA TODAY, Boeing mengatakan pihaknya “sedih atas meninggalnya Tuan Barnett, dan rasa duka kami tertuju pada keluarga dan teman-temannya.”
4. Mengungkap Skandal Boeing Terbesar

Foto/Reuters
Barnett menjadi salah satu dari beberapa pelapor yang membantu mengungkap tuduhan masalah kualitas di Boeing dalam penyelidikan New York Times tahun 2019.
Barnett mengatakan dia menemukan serpihan logam tajam yang dibuang di dekat sistem kelistrikan untuk kontrol penerbangan di pabrik Boeing di South Carolina, tempat perakitan pesawat jet 787 yang menurutnya bisa menjadi “bencana besar” jika serpihan tersebut menembus kabel. Setelah menyampaikan keluhannya kepada atasannya, Barnett mengaku dipindahkan ke bagian lain pabrik.
Seorang juru bicara Boeing mengatakan kepada New York Times bahwa masalah keselamatan “segera diselidiki dan perubahan dilakukan kapan pun diperlukan.”
Lihat Juga :