Di Jerman, PM Malaysia Kembali Kutuk Kemunafikan Barat soal Gaza
Selasa, 12 Maret 2024 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
“Kami menentang kolonialisme, atau apartheid, atau pembersihan etnis, atau perampasan negara mana pun, baik di Ukraina atau di Gaza. Kita tidak bisa menghapus 40 tahun kekejaman dan perampasan yang telah menimbulkan reaksi dan kemarahan masyarakat,” papar dia.
Baca juga: Pasukan Israel Serang Jemaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Malaysia mengatakan, meskipun ada perbedaan pendapat dengan Scholz mengenai konflik Timur Tengah, mereka sepakat mengenai perlunya gencatan senjata segera di Gaza, dan kebutuhan mendesak untuk memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Palestina.
“Saya setuju dengan apa yang dikatakan Kanselir mengenai solusi final dua negara untuk memastikan adanya perdamaian bagi kedua negara, dan untuk menyusun satu konsep untuk memastikan adanya pembangunan ekonomi dan kemajuan bagi masyarakat,” ungkap Ibrahim.
Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas 7 Oktober 2023 yang dipimpin Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Baca juga: Pasukan Israel Serang Jemaah Salat Tarawih di Masjid Al-Aqsa
Pemimpin Malaysia mengatakan, meskipun ada perbedaan pendapat dengan Scholz mengenai konflik Timur Tengah, mereka sepakat mengenai perlunya gencatan senjata segera di Gaza, dan kebutuhan mendesak untuk memberikan lebih banyak bantuan kemanusiaan kepada warga sipil Palestina.
“Saya setuju dengan apa yang dikatakan Kanselir mengenai solusi final dua negara untuk memastikan adanya perdamaian bagi kedua negara, dan untuk menyusun satu konsep untuk memastikan adanya pembangunan ekonomi dan kemajuan bagi masyarakat,” ungkap Ibrahim.
Israel melancarkan serangan militer mematikan di Jalur Gaza sejak serangan lintas batas 7 Oktober 2023 yang dipimpin Hamas yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Lihat Juga :