Nasib Awak Kapal yang Ditahan Houthi di Yaman Ada di Tangan Hamas
Jum'at, 08 Maret 2024 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip sumber tersebut, Al-Jazeera melaporkan komunikasi dan koordinasi antara Brigade Al-Qassam dan front pertempuran di Lebanon, Yaman, dan Irak tetap tidak terputus sejak jam-jam pertama operasi Badai Al-Aqsa pada 7 Oktober.
Baca juga: Eks Duta Besar AS: Israel Mirip Ku Klux Klan Lakukan Hukuman Mati Massal di Gaza
Selain itu, sumber tersebut mengindikasikan Washington telah mencoba, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui mediator, untuk menghentikan pertempuran di setiap front secara terpisah.
“Namun, semua upaya AS ditolak dan semua lini tidak akan menghentikan pertempuran sampai agresi di Gaza berakhir,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, seorang pejabat tinggi di otoritas media Houthi, Nasr El-Din Amer, dilaporkan mengkonfirmasi kepada Al-Jazeera tentang “koordinasi lengkap dengan Brigade Al-Qassam mengenai awak kapal yang ditahan” di Yaman.
Houthi adalah salah satu kelompok Perlawanan Arab pertama yang berdiri dalam solidaritas dengan Gaza, di tengah perang genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza.
Baca juga: Eks Duta Besar AS: Israel Mirip Ku Klux Klan Lakukan Hukuman Mati Massal di Gaza
Selain itu, sumber tersebut mengindikasikan Washington telah mencoba, baik secara langsung maupun tidak langsung, melalui mediator, untuk menghentikan pertempuran di setiap front secara terpisah.
“Namun, semua upaya AS ditolak dan semua lini tidak akan menghentikan pertempuran sampai agresi di Gaza berakhir,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, seorang pejabat tinggi di otoritas media Houthi, Nasr El-Din Amer, dilaporkan mengkonfirmasi kepada Al-Jazeera tentang “koordinasi lengkap dengan Brigade Al-Qassam mengenai awak kapal yang ditahan” di Yaman.
Houthi adalah salah satu kelompok Perlawanan Arab pertama yang berdiri dalam solidaritas dengan Gaza, di tengah perang genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap Jalur Gaza.
Lihat Juga :