Nasib Awak Kapal yang Ditahan Houthi di Yaman Ada di Tangan Hamas

Jum'at, 08 Maret 2024 - 20:15 WIB
loading...
Nasib Awak Kapal yang...
Kelompok Houthi di Yaman terus berkomunikasi dengan Brigade Al-Qassam Hamas. Foto/palestine chronicle
A A A
SANAA - Ansarallah atau Houthi telah mengirimkan pesan kepada Brigade Al-Qassam untuk meminta pendapat mereka mengenai negosiasi pembebasan awak kapal yang ditahan.

Seorang pemimpin Brigade Al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Palestina Hamas mengatakan kepada Al-Jazeera pada Kamis (7/3/2024) bahwa Angkatan Bersenjata Yaman yang berafiliasi dengan Houthi, terus berkoordinasi dengan Perlawanan Palestina.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan Houthi telah mengatakan kepada Hamas bahwa eskalasi yang terjadi baru-baru ini di Laut Merah adalah akibat langsung dari ancaman Israel menyerang kota Rafah di Jalur Gaza selatan, serta kelanjutan dari kebijakan kelaparan oleh Tel Aviv di Gaza.

Pemimpin Al-Qassam juga mengatakan Houthi telah mengirimkan pesan kepada Brigade untuk meminta pendapat mereka mengenai negosiasi pembebasan awak kapal yang ditahan.

Houthi dilaporkan menyatakan keputusan apa pun mengenai kapal yang ditahan dan awaknya sepenuhnya merupakan kebijaksanaan Al-Qassam, menurut sumber tersebut.

Kelompok Houthi Yaman juga memberi tahu Brigade Al-Qassam bahwa mereka akan melanjutkan pertempuran di Laut Merah sampai genosida oleh Israel di Gaza berakhir dan pengepungan dicabut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved