Robot Pria Pertama Arab Saudi Sentuh Pantat Jurnalis Perempuan, Picu Kemarahan

Jum'at, 08 Maret 2024 - 10:52 WIB
loading...
Robot Pria Pertama Arab...
Robot pria pertama Arab Saudi memicu kemarahan setelah menyentuh pantat jurnalis perempuan selama wawancara siaran langsung. Foto/X @MeghUpdates
A A A
RIYADH - Robot pria pertama di Arab Saudi memicu kemarahan online karena melakukan "gerakan tidak pantas" terhadap jurnalis perempuan selama wawancara siaran langsung.

Cuplikan dari siaran, yang telah viral di media sosial, menunjukkan tangan kanan robot berbusana khas Arab itu tiba-tiba menyentuh pantat jurnalis.

Si jurnalis berambut panjang dengan pakaian abu-abu terlihat kaget dan mengangkat tangannya, seperti menandakan ketidaksukaannya.

Baca Juga: Algojo Arab Saudi Ungkap Cara Penggal Terpidana: Gunakan Pedang Khusus, Tanpa Belas Kasihan

Insiden itu terjadi saat penampilan publik perdana robot tersebut di DeepFest di Riyadh pada 4 Maret 2024.

Rekaman video dari kejadian itu telah ditonton lebih dari 800.000 kali di media sosial.

Itu menimbulkan kontroversi ketika para pemirsa menuduh robot pria tersebut telah melecehkan jurnalis perempuan selama wawancara langsung.

Salah satu pengguna media sosial berkomentar: "Dikodekan sebagai orang aneh."

Ada juga yang berkomentar "Robot Womaniser" dan "Robot Mesum".

Mengekspresikan ketidakpercayaannya atas insiden itu, salah satu pengguna media sosial berseru: "Ya Tuhan. Benarkah?"

Pengguna media sosial lainnya mengumpat, "Dasar keparat." Ada juga yang bertanya, "Siapa yang melatih AI [artificial intelligence]
untuk pameran ini?"

Terlepas dari kritik tersebut, beberapa pengguna media sosial membela si robot pria, dan menyatakan bahwa insiden tersebut mungkin terkait dengan keputusan pemrograman atau kegagalan fungsi, dan bukan karena perilaku buruk yang disengaja.

"Saya pikir ini tidak berfungsi," kata salah satu pengguna media sosial yang membela robot, seperti dikutip NDTV, Jumat (8/3/2024).

"Pengembang backend memerlukan lebih banyak waktu untuk bekerja," bela pengguna media sosial lainnya.

QSS Systems merancang robot tersebut, diberi nama Muhammad, sebagai inisiatif nasional unggulan untuk menunjukkan kemajuan Arab Saudi dalam teknologi kecerdasan buatan.

Saat diperkenalkan di DeepFest, Muhammad, robot humanoid pria bilingual pertama buatan Arab Saudi, menyatakan; "Saya Muhammad, robot Saudi pertama yang berwujud manusia. Saya diproduksi dan dikembangkan di Kerajaan Arab Saudi sebagai sebuah proyek nasional untuk menunjukkan pencapaian kami di bidang kecerdasan buatan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Berita Terkini
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved