Ilmuwan Coba Kloning Kuda 40.000 Tahun yang Beku di 'Mulut Neraka'

Kamis, 06 September 2018 - 06:48 WIB
Ilmuwan Coba Kloning...
Ilmuwan Coba Kloning Kuda 40.000 Tahun yang Beku di 'Mulut Neraka'
A A A
SIBERIA - Fosil anak kuda yang berumur sekitar 40.000 tahun ditemukan membeku di sebuah kawah di Siberia, Rusia, yang dikenal sebagai "Mouth of Hell (Mulut Neraka)". Para ilmuwan kini mencoba mengkloning spesies kuda yang sudah punah itu.

Jika berhasil, langkah para ilmuwan itu akan menjadi tahap awal untuk menghidupkan kembali mamut, gajah prasejarah yang telah punah.

Anak kuda yang dikloning itu berumur sekitar 20 hari ketika mati. Namun, sampel selnya yang diteliti para ilmuwan menunjukkan bahwa hewan itu sudah punah hingga 40.000 tahun silam.

Para peneliti yang menjalankan proses kloning itu merupakan tim gabungan ilmuwan Rusia dan Korea Selatan.

Foto-foto laboratorium dari Yakutsk, kota terdingin di dunia, menunjukkan pencarian "sel hidup" pada bangkai yang membeku di permafrost.

Setelah puluhan ribu tahun tanah dalam kondisi basah, ekor kuda menjadi hitam dan ada garis hitam di sepanjang tulang belakang hewan yang telah punah tersebut.

Dr Semyon Grigoriev, peneliti terkemuka di Museum Mamut Rusia, mengatakan; "Untungnya, jaringan otot hewan tidak rusak dan terawetkan dengan baik, jadi kami berhasil mendapatkan sampel dari penemuan unik ini untuk penelitian bioteknologi."

Spesialis kloning Profesor Hwang Woo Suk datang dari Seoul untuk memelopori pencarian bahan DNA hidup dari anak kuda tersebut.

"Jika kami berhasil menemukan sel, maka kami akan melakukan yang terbaik untuk mengkloning hewan unik ini," katanya.

"Seekor kuda jenis yang mirip dengan spesies Lenskaya yang telah punah akan digunakan sebagai pengganti," katanya kepada The Siberian Times, yang dilansir Kamis (6/9/2018).

Para ilmuwan itu juga siap untuk mengkloning seekor mamut. Menurut Profesor Hwang, ada lebih banyak kesamaan antara kuda punah dan kuda zaman modern daripada antara mamut dan gajah modern.

"Kami memiliki begitu banyak kuda hidup. Kami bisa mendapatkan pilihan telur yang sangat bagus dari kuda betina ini," ujarnya.

"Dan setelah membuat embrio kloning dengan kuda bayi ini (berhasil), kami dapat dengan mudah memindahkannya ke induk pengganti. Ada jenis kuda yang sangat dekat dengan yang kuno."

"Sebaliknya, ada jarak yang sangat besar antara mamut kuno dan gajah," imbuh Hwang. "Ada satu juta tahun evolusi di antara mereka."
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
1 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
2 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
3 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
3 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
4 jam yang lalu
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved