Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Kamis, 07 Maret 2024 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
Dia kemudian mulai mendapatkan dosis yang diproduksi oleh beberapa perusahaan seperti AstraZeneca dan Moderna sebelum meningkatkan jadwal vaksinasi pada bulan Januari 2022, puncak varian omikron.
Data menunjukkan selama dua minggu terakhir bulan itu, pria tersebut mendapat suntikan vaksin Covid-19 setiap hari kecuali satu, seringkali mendapat satu dosis di setiap lengan.
Dia kemudian melakukan hal yang sama selama 12 hari pertama bulan Februari 2022.
“Barang bukti 130 vaksinasi dalam jangka waktu 9 bulan dikumpulkan oleh jaksa penuntut umum Magdeburg, Jerman, yang membuka penyelidikan atas kasus ini dengan tuduhan penipuan, namun tuntutan pidana tidak diajukan,” lanjut laporan penelitian tersebut.
“108 vaksinasi dicatat secara individual dan sebagian tumpang tindih dengan total 130 vaksinasi yang dikonfirmasi oleh jaksa.”
Vaksinasi dilaporkan berlanjut hingga November tahun lalu.
“Singkatnya, laporan kasus kami menunjukkan bahwa hipervaksinasi SARS-CoV-2 tidak menimbulkan efek samping dan meningkatkan jumlah antibodi spesifik lonjakan dan sel T tanpa memberikan efek positif atau negatif yang kuat pada kualitas intrinsik respons imun adaptif," imbuh laporan tersebut.
Data menunjukkan selama dua minggu terakhir bulan itu, pria tersebut mendapat suntikan vaksin Covid-19 setiap hari kecuali satu, seringkali mendapat satu dosis di setiap lengan.
Dia kemudian melakukan hal yang sama selama 12 hari pertama bulan Februari 2022.
“Barang bukti 130 vaksinasi dalam jangka waktu 9 bulan dikumpulkan oleh jaksa penuntut umum Magdeburg, Jerman, yang membuka penyelidikan atas kasus ini dengan tuduhan penipuan, namun tuntutan pidana tidak diajukan,” lanjut laporan penelitian tersebut.
“108 vaksinasi dicatat secara individual dan sebagian tumpang tindih dengan total 130 vaksinasi yang dikonfirmasi oleh jaksa.”
Vaksinasi dilaporkan berlanjut hingga November tahun lalu.
“Singkatnya, laporan kasus kami menunjukkan bahwa hipervaksinasi SARS-CoV-2 tidak menimbulkan efek samping dan meningkatkan jumlah antibodi spesifik lonjakan dan sel T tanpa memberikan efek positif atau negatif yang kuat pada kualitas intrinsik respons imun adaptif," imbuh laporan tersebut.
Lihat Juga :