Pria Ini Disuntik Vaksin Covid-19 Sebanyak 217 Kali, Ini yang Terjadi Padanya
Kamis, 07 Maret 2024 - 13:18 WIB
loading...
A
A
A
“Meskipun kami tidak menemukan tanda-tanda infeksi terobosan SARS-CoV-2 pada [pria tersebut] hingga saat ini, tidak dapat diklarifikasi apakah hal ini ada hubungannya dengan rejimen hipervaksinasi.”
Para peneliti mengaku melakukan penelitian tersebut setelah mengajukan proposal kepada pria yang bersangkutan melalui jaksa penuntut umum.
"Dia kemudian secara aktif dan sukarela menyetujui untuk memberikan informasi medis dan menyumbangkan darah dan air liur," imbuh laporan penelitian.
“Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa sel-sel kekebalan akan menjadi kurang efektif setelah terbiasa dengan antigen,” kata Universitas Friedrich Alexander Erlangen-Nuremberg dalam sebuah pernyataan.
“Hal ini terbukti tidak terjadi pada individu tersebut: sistem kekebalan tubuhnya berfungsi penuh,” lanjut pernyataan itu, seperti dikutip Fox News, Kamis (7/3/2024).
“Tes lebih lanjut menunjukkan bahwa tidak ada perubahan pada efektivitas sistem kekebalan terhadap patogen lain. Oleh karena itu, tampaknya hipervaksinasi tidak merusak sistem kekebalan tubuh.”
Para peneliti mengaku melakukan penelitian tersebut setelah mengajukan proposal kepada pria yang bersangkutan melalui jaksa penuntut umum.
"Dia kemudian secara aktif dan sukarela menyetujui untuk memberikan informasi medis dan menyumbangkan darah dan air liur," imbuh laporan penelitian.
“Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa sel-sel kekebalan akan menjadi kurang efektif setelah terbiasa dengan antigen,” kata Universitas Friedrich Alexander Erlangen-Nuremberg dalam sebuah pernyataan.
“Hal ini terbukti tidak terjadi pada individu tersebut: sistem kekebalan tubuhnya berfungsi penuh,” lanjut pernyataan itu, seperti dikutip Fox News, Kamis (7/3/2024).
“Tes lebih lanjut menunjukkan bahwa tidak ada perubahan pada efektivitas sistem kekebalan terhadap patogen lain. Oleh karena itu, tampaknya hipervaksinasi tidak merusak sistem kekebalan tubuh.”
(mas)
Lihat Juga :