Arab Saudi Kecam Lambannya Dunia Internasional Respons Pembantaian di Gaza

Rabu, 06 Maret 2024 - 10:30 WIB
loading...
Arab Saudi Kecam Lambannya...
Kerabat berduka ketika jenazah warga Palestina, termasuk anak-anak dan bayi, dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Eropa menyusul serangan Israel terhadap rumah milik keluarga al-Faqawi di Khan Yunis, Gaza pada 5 Maret 2024. Foto/Jehad Alshrafi/Anadolu
A A A
RIYADH - Arab Saudi mengutuk kelambanan internasional atas serangan mematikan Israel di Jalur Gaza, menurut laporan Anadolu Agency.

“Komunitas internasional tidak berdaya menghadapi pembantaian kemanusiaan di Gaza,” tegas Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal Bin Farhan, pada pertemuan luar biasa tingkat menteri Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di kota pelabuhan Jeddah, Selasa (5/3/2024).

“Ada semakin banyak negara yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza. Inilah saatnya untuk mengakui Negara Palestina dan menerima solusi dua negara,” tegas dia.

Pertemuan OKI pada Selasa diadakan untuk membahas perang Israel di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 30.600 orang dan melukai lebih dari 72.000 warga lainnya sejak 7 Oktober 2023 menyusul serangan Hamas.

Perang Israel telah menyebabkan 85% penduduk Gaza terpaksa mengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.

Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari memerintahkan rezim kolonial Israel menghentikan tindakan genosida dan mengambil tindakan untuk menjamin bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.

Baca juga: Hamas Respons Rencana Gencatan Senjata yang Didukung AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Trump Peringatkan Netanyahu:...
Trump Peringatkan Netanyahu: Anda Akan Sendirian jika Terus Serang Iran
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Berita Terkini
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved