Tingkat Partisipasi Pemilu di Iran Hanya 40%, Kubu Konservatif Diperkirakan Menang

Sabtu, 02 Maret 2024 - 21:50 WIB
loading...
A A A
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menuduh “musuh” Iran – istilah yang biasa ia gunakan untuk Amerika Serikat dan Israel – berusaha menciptakan keputusasaan di kalangan pemilih Iran.

"The Silent Majority" adalah judul halaman depan di Ham Mihan, sebuah surat kabar pro-reformasi, yang juga menyebutkan jumlah pemilih sekitar 40%.

Kementerian Dalam Negeri mungkin mengumumkan jumlah pemilih resmi pada Sabtu malam. Jika jumlah pemilih yang hadir dikonfirmasi secara resmi, maka ini akan menjadi jumlah pemilih terendah sejak revolusi Islam Iran pada tahun 1979.

Baca Juga: Wasiat Tentara AS yang Bakar Diri Ingin Abunya Disebarkan di Tanah Palestina yang Merdeka

Jumlah pemilih di Iran turun menjadi 42,5% pada pemilihan parlemen tahun 2020 dari sekitar 62% pada tahun 2016.

Pemilu tersebut menyusul protes anti-pemerintah pada tahun 2022-2023 yang berubah menjadi kekacauan politik terburuk di Iran sejak revolusi dan bertepatan dengan meningkatnya rasa frustrasi atas kesengsaraan ekonomi negara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Berita Terkini
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved