Terus Bertambah, Anak-anak Palestina Meninggal karena Kelaparan di Gaza Utara
Sabtu, 02 Maret 2024 - 12:58 WIB
loading...
A
A
A
Di bagian selatan dan tengah Jalur Gaza, warga menghadapi kesulitan besar dalam menyediakan bahan makanan, karena kekurangan bahan pangan dan tingginya harga pangan di tengah melonjaknya kemiskinan.
Sekali lagi, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres membunyikan peringatan ketika dia mengatakan organisasi internasional tidak dapat mengirimkan bantuan selama lebih dari seminggu ke Jalur Gaza bagian utara.
Guterres mengatakan dalam tweet bahwa warga sipil yang putus asa di Gaza membutuhkan bantuan segera, termasuk penduduk di Jalur Gaza utara.
Saat ini Israel diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina. Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 30.035 warga Palestina telah terbunuh, dan 70.457 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.
Selain itu, sebanyak 7.000 orang belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.
Organisasi-organisasi Palestina dan internasional mengatakan mayoritas mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.
Agresi Israel juga mengakibatkan hampir dua juta orang terpaksa mengungsi dari seluruh Jalur Gaza, dengan sebagian besar pengungsi terpaksa mengungsi ke kota Rafah di bagian selatan yang padat penduduknya, dekat perbatasan dengan Mesir.
Sekali lagi, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres membunyikan peringatan ketika dia mengatakan organisasi internasional tidak dapat mengirimkan bantuan selama lebih dari seminggu ke Jalur Gaza bagian utara.
Guterres mengatakan dalam tweet bahwa warga sipil yang putus asa di Gaza membutuhkan bantuan segera, termasuk penduduk di Jalur Gaza utara.
Jumlah Korban Meninggal Meningkat
Saat ini Israel diadili di Mahkamah Internasional (ICJ) atas tuduhan genosida terhadap warga Palestina. Israel telah melancarkan perang yang menghancurkan di Gaza sejak 7 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 30.035 warga Palestina telah terbunuh, dan 70.457 terluka dalam genosida Israel yang sedang berlangsung di Gaza mulai tanggal 7 Oktober.
Selain itu, sebanyak 7.000 orang belum ditemukan, diperkirakan tewas di bawah reruntuhan rumah mereka di seluruh Jalur Gaza.
Organisasi-organisasi Palestina dan internasional mengatakan mayoritas mereka yang terbunuh dan terluka adalah perempuan dan anak-anak.
Agresi Israel juga mengakibatkan hampir dua juta orang terpaksa mengungsi dari seluruh Jalur Gaza, dengan sebagian besar pengungsi terpaksa mengungsi ke kota Rafah di bagian selatan yang padat penduduknya, dekat perbatasan dengan Mesir.
(sya)
Lihat Juga :