Jalankan Kebijakan Anti Teheran, AS Bentuk Kelompok Aksi Iran

Jum'at, 17 Agustus 2018 - 03:49 WIB
Jalankan Kebijakan Anti...
Jalankan Kebijakan Anti Teheran, AS Bentuk Kelompok Aksi Iran
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, membentuk sebuah kelompok untuk mengkoordinasikan dan menjalankan kebijakan Washington terhadap Iran. Pemerintah Trump terus bergerak maju untuk berupaya memaksa perubahan perilaku Iran setelah menarik diri dari kesepakatan nuklir internasional 2015.

Menuduh Iran melepaskan deru kekerasan dan perilaku destabilisasi terhadap AS, sekutu, mitra dan rakyat Iran sendiri, Pompeo mengumumkan pembentukan Kelompok Aksi Iran. Kelompok ini akan mendorong kebijakan pemerintah ASterhadap Iran di Washington dan luar negeri.

Ia mengatakan bahwa pemerintah AS tetap ingin berbicara dengan Iran.

"Tetapi untuk melakukannya kita harus melihat perubahan besar dalam perilaku rezim baik di dalam maupun di luar perbatasannya," kata Pompeo, Jumat (17/8/2018).

Pompeo menunjuk Brian Hook, yang saat ini direktur perencanaan kebijakan Departemen Luar Negeri, untuk menjalankan kelompok tersebut dengan titel perwakilan khusus untuk Iran. Hook memimpin upaya pemerintah yang pada akhirnya tidak berhasil untuk merundingkan perubahan pada kesepakatan nuklir dengan sekutu Eropa sebelum Presiden Donald Trump memutuskan pada bulan Mei untuk menarik keluar dari kesepakatan tersebut.

Hook mengatakan ia akan tetap membuka pintu untuk dialog. Namun ia juga menegaskan bahwa upaya AS untuk mengisolasi Iran secara ekonomi dan diplomatik tidak akan berakhir sampai kepemimpinannya mengubah kebijakan.

"Bebannya ada pada rezim Iran untuk mengubah perilakunya," katanya.

Kritikus menilai pembentukan kelompok ini sebagai tanda bahwa AS mengadopsi kebijakan perubahan rezim di Iran. Terlebih kelompok ini diumumkan bertepatan dengan peringatan penggulingan Perdana Menteri Iran Mohammad Mosaddegh dalam kudeta yang didukung oleh Inggris dan AS.

Namun Hook membantah hal tersebut dengan mengatakan waktunya adalah murni kebetulan. Ia juga menolak perbandingan antara kelompok yang dipimpinnya dengan prakarsa Departemen Luar Negeri sebelumnya yang dikenal sebagai "Future of Iraq Project". Prakarsa ini dilakukan ketika kebijakan AS adalah untuk mempromosikan kejatuhan mantan pemimpin Irak Saddam Hussein.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
2 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
7 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
8 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
10 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved