alexametrics

Polisi Mesir Gagalkan Upaya Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja

loading...
Polisi Mesir Gagalkan Upaya Serangan Bom Bunuh Diri di Gereja
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
KAIRO - Pasukan keamanan Mesir berhasil menggagalkan serangan bom bunuh diri di sebuah gereja Kristen di luar Kairo pada hari Sabtu waktu setempat. Demikian laporan media pemerintah.

Insiden itu terjadi di Gereja Santa Perawan Maria di kota pinggiran Mostorod, tepat di utara ibu kota Mesir Kairo.

"Pembom itu tewas setelah meledakkan sabuk peledak di sebuah jembatan di luar gereja setelah dia ditolak masuk oleh polisi," tulis koran Al Ahram milik negara yang dikutip CNN, Minggu (12/8/2018).

Tidak ada korban luka dalam serangan itu.

Upaya pengeboman itu menargetkan umat Kristen yang tengah berkumpul merayakan Assumption of the Virgin Mary yang dirayakan tiap tahun. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kristen Koptik Mesir, sekitar 10% dari populasi Mesir, adalah komunitas Kristen terbesar di Timur Tengah dan telah lama menjadi target serangan kekerasan.

Pada 2017, Mesir mengumumkan keadaan darurat setelah ISIS mengklaim bertanggung jawab atas pemboman di dua gereja Koptik, yang menewaskan sedikitnya 45 orang.

Penganut Kristen Koptik juga menghadapi diskriminasi di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu meskipun kebebasan beragama "absolut" dijamin oleh konstitusi Mesir.

Kelompok minoritas agama itu juga berjuang untuk perwakilan yang lebih besar di pemerintahan Mesir.
(ian)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak