Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
“Mengendalikan ekstremis di Punjab akan sulit karena sebagian besar politisi berusaha menenangkan mereka dengan tetap diam” ketika kejahatan dilakukan terhadap perempuan dan kelompok minoritas, katanya.

Yusuf khawatir Nawaz juga akan menjadi sasaran karena jenis kelaminnya.

“Ketika mantan perdana menteri Benazir Bhutto terjun ke dunia politik, dia menghadapi kampanye jahat dan gendernya menjadi sasaran utama,” kata Yusuf. Nawaz “pasti akan menghadapi komentar seksis dan ejekan terhadap politik dinasti,” tambahnya.

Seorang sekuler liberal, Benazir Bhutto adalah wanita pertama yang memimpin pemerintahan demokratis di negara mayoritas Muslim. Dia dibunuh pada tahun 2007.

4. Bagian dari Politik Dinasti Pakistan

Nawaz adalah bagian dari dinasti bisnis dan politik Sharif Pakistan yang terkemuka. Dia adalah putri sulung mantan Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif dan keponakan Shehbaz Sharif, yang akan menjadi perdana menteri untuk kedua kalinya, memimpin pemerintahan koalisi setelah pemilu nasional baru-baru ini.

Para pengkritik Nawaz percaya bahwa penunjukan Nawaz adalah bagian dari upaya dinasti Sharif untuk melanjutkan cengkeraman mereka pada pengaruh politik Pakistan.

Habib Akram, seorang analis yang berbasis di Lahore, mengatakan kepada DW bahwa dia yakin Nawaz yang berusia 50 tahun tidak memenuhi syarat untuk menjadi menteri utama, kecuali fakta bahwa dia adalah putri Nawaz Sharif.

“Saya rasa dia tidak bisa membawa perubahan nyata pada kehidupan masyarakat di Punjab,” kata Akram kepada DW.

“Pemilihannya adalah kemenangan politik dinasti.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Bangunan Bimbingan Belajar...
Bangunan Bimbingan Belajar Ambruk, 14 Anak Tewas
Rekomendasi
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Siap Hadapi Sidang Perdana...
Siap Hadapi Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Berita Terkini
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved