Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
Siapa Maryam Nawaz?...
Maryam Nawas menjadi perempuan pertama yang memimpin negara bagian Punjab di Pakistan. Foto/Reuters
A A A
ISLAMABAD - Maryam Nawaz, putri mantan perdana menteri Pakistan Nawaz Sharif, menjadi ketua menteri perempuan pertama di Punjab, provinsi terpadat di negara itu.

Terpilihnya dia untuk menduduki jabatan politik tertinggi di Punjab dipuji oleh aktivis hak-hak perempuan dan politisi perempuan sebagai sebuah langkah besar bagi pemberdayaan perempuan di Pakistan yang patriarki.

Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan

1. Mengalahkan Kandidat dari PTI

Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan

Foto/Reuters

Nawaz terpilih pada Senin dalam sidang majelis Punjab, mengalahkan Rana Aftab, kandidat yang didukung oleh partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) yang dipimpin mantan Perdana Menteri Imran Khan. Penunjukannya sudah diperkirakan secara luas, karena partainya Liga Muslim Pakistan (PML-N) muncul sebagai partai terbesar di majelis Punjab setelah pemilu nasional pada 8 Februari.

Dia mengatakan setelah keputusan tersebut bahwa pengangkatannya merupakan sebuah "kehormatan" bagi setiap perempuan di Pakistan, dan "menjadi seorang perempuan, seorang anak perempuan, tidak akan menghalangi impian Anda."

Baca Juga: Siapa Omar Ayub Khan? Politikus Kepercayaan Mantan PM Imran Khan yang Dijagokan Jadi Pemimpin Pakistan

2. Memperkuat Posisi Perempuan di Politik Pakistan

Mehnaz Rehman, seorang aktivis hak-hak perempuan, mengatakan kepada DW bahwa penunjukan Nawaz merupakan peningkatan simbolis bagi status perempuan di Pakistan. Namun, kemungkinan besar akan ada batasan mengenai seberapa jauh ia dapat mendorong isu-isu hak-hak perempuan.

“Dia akan menjadi bagian dari sistem yang sama dan perlu dilihat bagaimana dia mengatasi hal ini. Saya berharap dia akan menggunakan posisinya untuk melindungi hak-hak perempuan dan memastikan pemberdayaan mereka,” kata Rehman.

3. Memimpin Provinsi Paling Konservatif

Siapa Maryam Nawaz? Politikus Perempuan Pertama yang Menjadi Menteri Utama Punjab di Pakistan

Foto/Reuters

Punjab adalah salah satu provinsi paling konservatif di Pakistan, di mana perempuan tidak memiliki hak yang sama.

Zohra Yusuf, mantan ketua Komisi Hak Asasi Manusia Pakistan, mengatakan kepada DW bahwa mengendalikan elemen ekstremis di provinsi tersebut akan menjadi tantangan besar bagi Nawaz.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Mantan Kepala Staf IDF...
Mantan Kepala Staf IDF Ini Siap "Gulingkan" Netanyahu sebagai PM Israel
Rekomendasi
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Berita Terkini
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved