3 Deretan Kapal yang Pasti Babak Belur Lewati Laut Merah
Senin, 26 Februari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini terjadi ketika muncul berita pada hari Rabu bahwa beberapa perusahaan asuransi kapal mulai menghindari perlindungan terhadap kapal dagang AS, Inggris dan Israel terhadap risiko perang saat mereka mengarungi Laut Merah bagian selatan. Penjamin emisi memasukkan klausul ke dalam skema asuransi yang mengatakan "tidak ada keterlibatan Israel".
Baca Juga: Kenapa Ekspor Senjata Israel ke India Senilai Rp45 Triliun Tidak Terpengaruh Perang Gaza?
![3 Deretan Kapal yang Pasti Babak Belur Lewati Laut Merah]()
Foto/Reuters
Militer AS mengatakan pejuang Houthi menembakkan rudal balistik kepada kapal berbendera Washington. Termasuk serangan Houthi terbaru pada Minggu malam (25/2/2024) ke kapal tanker AS di Teluk Aden.
Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal tersebut tidak mencapai M/V Torm Thor tanpa menyebabkan kerusakan atau cedera apa pun.
CENTCOM juga mengatakan pasukan AS menembak jatuh dua drone pada Minggu malam di Laut Merah bagian selatan, sementara drone ketiga jatuh karena “kegagalan dalam penerbangan.”
“Tindakan ini diambil untuk melindungi kebebasan navigasi dan membuat perairan internasional lebih aman dan terjamin bagi Angkatan Laut AS dan kapal dagang,” kata CENTCOM.
Baca Juga: Kenapa Ekspor Senjata Israel ke India Senilai Rp45 Triliun Tidak Terpengaruh Perang Gaza?
2. Kapal Dagang AS

Foto/Reuters
Militer AS mengatakan pejuang Houthi menembakkan rudal balistik kepada kapal berbendera Washington. Termasuk serangan Houthi terbaru pada Minggu malam (25/2/2024) ke kapal tanker AS di Teluk Aden.
Komando Pusat AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa rudal tersebut tidak mencapai M/V Torm Thor tanpa menyebabkan kerusakan atau cedera apa pun.
CENTCOM juga mengatakan pasukan AS menembak jatuh dua drone pada Minggu malam di Laut Merah bagian selatan, sementara drone ketiga jatuh karena “kegagalan dalam penerbangan.”
“Tindakan ini diambil untuk melindungi kebebasan navigasi dan membuat perairan internasional lebih aman dan terjamin bagi Angkatan Laut AS dan kapal dagang,” kata CENTCOM.
Lihat Juga :