15.000 Pengungsi Ukraina Jadi Gelandangan di Inggris

Sabtu, 24 Februari 2024 - 12:30 WIB
loading...
A A A
Permasalahan mengenai ‘Rumah untuk Ukraina’ sudah terlihat jelas pada Agustus 2022, ketika laporan dari Partai Buruh, Partai Demokrat Liberal, dan badan amal anak-anak Barnardos memperingatkan 50.000 warga Ukraina akan kehilangan tempat tinggal jika warga Inggris menarik diri dari skema tersebut.

Laporan tersebut menyatakan 350 poundsterling kemungkinan besar tidak cukup sebagai kompensasi bagi sponsor, dan sebagian besar dari mereka yang membuka rumah mereka untuk warga Ukraina hanya berniat melakukannya dalam jangka pendek.

Laporan Jumat meminta pemerintah “menjamin pasokan sponsor yang memadai untuk skema ini di masa depan dengan cara yang hemat biaya.”

Pada akhir September 2023, Inggris telah menghabiskan 2,1 miliar poundsterling (USD2,6 miliar) untuk skema ini.

Pengungsi Ukraina diberikan visa tiga tahun untuk tetap tinggal di Inggris. Dengan visa pertama yang akan habis masa berlakunya pada Maret 2025, pemerintah mengumumkan pada Minggu bahwa mereka akan mengizinkan mereka yang sudah berada di Inggris memperpanjang visa mereka selama 18 bulan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Bukan Skill Game-nya,...
Bukan Skill Game-nya, Ini yang Membuat Konten Refa Ardhi Disukai Banyak Orang
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved