5 Fakta Kemesraan India dengan Zionis Israel

Kamis, 22 Februari 2024 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Dalam “serangan bedah” baru-baru ini terhadap Pakistan pada tahun 2019, India menggunakan bom “Spice 2000” buatan Israel.

Tahun lalu, selama perselisihan dengan Tiongkok, India menyewa dan akhirnya membeli empat UAV Heron-TP Medium Altitude Long Endurance dari Israel Aircraft Industries (IAI).

5. Produksi Senjata Bersama

5 Fakta Kemesraan India dengan Zionis Israel

Foto/Reuters

Selama beberapa dekade terakhir, India telah memprioritaskan modernisasi angkatan bersenjatanya dan memberikan penekanan signifikan pada kemandirian dalam produksi senjata, sejalan dengan rencana “Make in India” yang diusung Modi.

“Dalam upaya memperkuat industri senjata dalam negeri, 64 persen pengeluaran modal dalam anggaran militer India tahun 2021 dialokasikan untuk akuisisi senjata yang diproduksi di dalam negeri,” kata Sipri.

Sebagai bagian dari upaya ini, India telah bekerja sama dengan Israel dalam memproduksi senjata bersama.

Pada tahun 2017, Israel Weapons Industries dan perusahaan konstruksi India Punj Lloyd mendirikan pabrik senjata kecil swasta pertama di Malanpur, dengan nama Punj Lloyd Raksha Systems, atau PLR Systems.

Menurut PLR Systems, yang juga merupakan perusahaan patungan dengan Adani Group dan SK Group, pabrik tersebut memproduksi Tavor Assault Rifle, X95 Assault Rifle, Galil Sniper Rifle, Negev Light Machine Gun dan Uzi Sub Machine Gun yang digunakan oleh militer India, termasuk Pasukan Khusus India.

Kemudian pada tahun 2017, Kalyani Rafael Advanced Systems Ltd (KRAS), perusahaan patungan antara Kalyani Strategic Systems Ltd dari India dan Rafael Advanced Systems dari Israel, mulai memproduksi peluru kendali anti-tank Spike untuk tentara India.

Itu adalah perusahaan swasta pertama yang memproduksi rudal di India.

Pada tahun 2019, KRAS menerima pesanan sebesar $100 juta untuk memproduksi Barak-8, rudal permukaan-ke-udara jarak jauh, untuk angkatan laut India.

“Kami di Rafael bangga dengan peran kami – tidak hanya di KRAS – tetapi juga atas partisipasi kami dalam Make in India, dan hubungan kuat kami dengan talenta-talenta berbakat di industri pertahanan India,” kata Purnawirawan Brigadir Jenderal Pini Yungman dalam sebuah pernyataan.

Pada akhir tahun 2021, militer memesan drone Skystriker. Ini sekarang akan diproduksi dalam usaha patungan antara Elbit Systems Israel dan Alpha Design Technologies milik Adani milik India, di kota Bengaluru, India selatan.

“India ahli dalam hal-hal berskala besar, seperti pusat panggilan dan pengembangan perangkat lunak, namun Israel melakukan perangkat lunak paket. India melakukan penelitian bioteknologi secara back-office, namun Israel sebenarnya memiliki produk yang lebih banyak dipasarkan di pasar global dibandingkan India,” Richard Rossow, penasihat senior dan Ketua Wadhwani dalam Studi Kebijakan AS-India di CSIS, mengatakan kepada CNBC.

“Jadi bisa saja perusahaan-perusahaan Israel mencari basis produksi yang lebih besar, dan dalam hal ini India siap untuk melakukannya.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved