Profil Alexei Navalny, Tokoh Oposisi Rusia yang Meninggal di Penjara
Rabu, 21 Februari 2024 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Tiga tahun setelahnya, dia mulai mencuri perhatian setelah memposting tulisan yang menuding perusahaan milik negara, seperti raksasa gas Gazprom dan raksasa minyak Rosneft melakukan tindak korupsi.
Dari situ dirinya lantas membentuk RosPil, sebuah proyek antikorupsi yang dijalankan oleh tim pengacara yang menganalisis pengeluaran lembaga dan perusahaan negara di tahun 2010.
Sejak saat itu Navalny mulai sering menyuarakan tuduhan-tudah pada pihak pemerintah, mulai dari tuduhan korupsi ke Wakil Perdana Menteri Igor Shuvalov, hingga kecurangan yang meluas dalam pemilihan parlemen Rusia.
Sayangnya jalan Navalny harus tersendat setelah pada 2012 dirinya mendapat tudingan penggelapan di anak perusahaan Yves Rocher di Rusia. Hal tersebut membuatnya harus dijatuhi hukuman 5 tahun penjara pada tahun 2013.
Tidak berhenti sampai disitu, tokoh oposisi ini juga sempat merilis film dokumenter YouTube yang menuduh Perdana Menteri Dmitry Medvedev melakukan korupsi di tahun 2017.
Navalny juga sempat mencalonkan diri sebagai Presiden Rusia pada tahun 2017, namun ditentang oleh Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia karena pernah terlibat dalam kasus Kirovles.
Dari situ dirinya lantas membentuk RosPil, sebuah proyek antikorupsi yang dijalankan oleh tim pengacara yang menganalisis pengeluaran lembaga dan perusahaan negara di tahun 2010.
Sejak saat itu Navalny mulai sering menyuarakan tuduhan-tudah pada pihak pemerintah, mulai dari tuduhan korupsi ke Wakil Perdana Menteri Igor Shuvalov, hingga kecurangan yang meluas dalam pemilihan parlemen Rusia.
Sayangnya jalan Navalny harus tersendat setelah pada 2012 dirinya mendapat tudingan penggelapan di anak perusahaan Yves Rocher di Rusia. Hal tersebut membuatnya harus dijatuhi hukuman 5 tahun penjara pada tahun 2013.
Tidak berhenti sampai disitu, tokoh oposisi ini juga sempat merilis film dokumenter YouTube yang menuduh Perdana Menteri Dmitry Medvedev melakukan korupsi di tahun 2017.
Navalny juga sempat mencalonkan diri sebagai Presiden Rusia pada tahun 2017, namun ditentang oleh Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia karena pernah terlibat dalam kasus Kirovles.
Lihat Juga :