6 Pemicu Wabah Kolera yang Mematikan di Afrika Selatan

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
6 Pemicu Wabah Kolera...
Wabah kolera mematikan melanda Afrika Selatan. Foto/Reuters
A A A
PRETORIA - Wabah kolera yang parah saat ini melanda masyarakat di Afrika Selatan . Itu menyebar melintasi perbatasan dan menurut para ahli merupakan krisis terburuk yang melibatkan penyakit ini yang pernah terjadi di kawasan ini dalam satu dekade terakhir.

Ribuan orang telah meninggal, dan ribuan lainnya telah terinfeksi penyakit diare akut di setidaknya tujuh negara. Di beberapa negara yang terkena dampak paling parah, wabah ini memaksa jutaan pelajar untuk tetap tinggal di rumah pada bulan Januari.

Di seluruh wilayah, pusat tanggap darurat bermunculan di lapangan sekolah dan stadion, dan dipenuhi pasien yang mengeluh kesakitan. Kekhawatiran semakin meningkat bahwa jika wabah ini tidak segera diatasi, staf layanan kesehatan akan kewalahan.

6 Pemicu Wabah Kolera yang Mematikan di Afrika Selatan

1. Kurangnya Air Bersih

6 Pemicu Wabah Kolera yang Mematikan di Afrika Selatan

Foto/Reuters

Melansir Al Jazeera, dalam panggilan darurat untuk mengatasi wabah ini awal bulan ini, para pemimpin Komunitas Pembangunan Afrika Selatan (SADC) mengatakan mereka berupaya menghentikan penyebarannya, namun kurangnya air bersih.

Disebabkan oleh bakteri vibrio cholerae, kolera menginfeksi usus kecil, menghasilkan racun yang sulit dikeluarkan oleh tubuh dengan mengeluarkan muntahan atau diare encer dalam jumlah besar, yang menyebabkan dehidrasi cepat. Kasus yang ringan dapat hilang setelah beberapa hari menjalani pengobatan rehidrasi oral, namun pada kasus yang parah – sekitar satu dari 10 – dapat menyebabkan kematian dalam satu hari jika tidak ditangani.

Baca Juga: 3 Krisis yang Melanda Gaza, dari Kolera hingga Air Bersih

2. Sudah Mewabah Sejak Januari 2022

6 Pemicu Wabah Kolera yang Mematikan di Afrika Selatan

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
AS Waspada, Blokir Pelancong...
AS Waspada, Blokir Pelancong dari Zona Wabah Ebola
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Mengenal Penyakit Lyme,...
Mengenal Penyakit Lyme, Infeksi yang Diidap Bella Hadid hingga Sebabkan Gejala Kronis
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
Berita Terkini
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved