Pasukan Ukraina Mundur dari Kota Penting Donbass

Sabtu, 17 Februari 2024 - 09:15 WIB
loading...
Pasukan Ukraina Mundur...
Presiden Vladimir Zelensky mengunjungi garis depan kota Avdeevka di Donbass pada 29 Desember 2023. Foto/Telegram/V_Zelenskiy_official
A A A
KIEV - Pasukan Ukraina telah diperintahkan meninggalkan kota Avdeevka, menurut panglima tertinggi Kiev yang baru diangkat, Jenderal Aleksandr Syrsky.

Dia mengklaim keputusan tersebut dimaksudkan untuk menjaga “nyawa dan kesehatan” tentara setelah berbulan-bulan upaya putus asa mempertahankan kota garis depan dekat Donetsk Rusia itu.

Jenderal Aleksandr Syrsky mengumumkan penarikan tersebut dalam pernyataan yang dibagikan ke media sosial pada Sabtu dini hari (17/2/2024).

Dia beralasan penarikan tersebut adalah bagian dari “langkah untuk menstabilkan situasi dan mempertahankan posisi kami.”

“Berdasarkan situasi operasional di sekitar Avdiivka, untuk menghindari pengepungan dan menjaga nyawa serta kesehatan prajurit, saya memutuskan menarik unit kami dari kota dan beralih ke pertahanan di jalur yang lebih menguntungkan,” papar dia.

Perintah tersebut menyusul laporan pasukan Ukraina di wilayah tersebut hampir seluruhnya terkepung dan menghadapi serangan yang hampir terus-menerus dalam beberapa hari terakhir.

Seorang komandan setempat mengatakan pertempuran di wilayah tersebut “beberapa kali lebih mengerikan daripada pertempuran terpanas pada fase perang ini.”

Baca juga: Mesir Bangun Tembok Misterius di Dekat Gaza

Dia merujuk pada perebutan kota Artyomovsk (juga dikenal sebagai Bakhmut di Ukraina) sebelumnya, yang jatuh ke tangan pasukan Rusia tahun lalu setelah pengepungan yang panjang.

Keputusan meninggalkan Avdeevka terjadi kurang dari 24 jam setelah kepala pasukan Ukraina di bagian selatan wilayah Donetsk dan Zaporozhye Rusia, Aleksandr Tarnavsky, mengklaim situasi di kota itu “sulit tetapi terkendali” pada Jumat.

Tarnavsky mengkonfirmasi penarikan tersebut pada Sabtu pagi, menyebutnya sebagai “satu-satunya solusi yang tepat” sambil mengklaim semua pasukan telah mundur ke “posisi yang telah dipersiapkan sebelumnya,” di mana mereka akan melakukan operasi pertahanan.

Awal pekan ini, wakil kepala Brigade Penyerangan ke-3, formasi bersenjata Barat yang terdiri dari banyak pejuang dari resimen neo-Nazi 'Azov' mengatakan sebagian dari unitnya yang dikirim ke Avdeevka sebagai bala bantuan telah dikepung, dan menggambarkan situasinya sebagai "kritis."

The Washington Post melaporkan pada waktu yang hampir bersamaan bahwa pasukan Kiev telah terpaksa mundur dari kota tersebut, mengutip sumber militer Ukraina.

Surat kabar tersebut menambahkan runtuhnya posisi Ukraina di sekitar Avdeevka “hanya masalah waktu saja.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Berita Terkini
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved