Oposisi Rusia Navalny Meninggal di Penjara, Penyebab Kematiannya Sedang Diselidiki

Jum'at, 16 Februari 2024 - 19:45 WIB
loading...
Oposisi Rusia Navalny...
Oposisi Rusia Alexei Navalny. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Oposisi Rusia Alexei Navalny merasa tidak enak badan di penjara setelah berjalan-jalan dan kehilangan kesadaran. Namun upaya tim medis tak dapat menyelamatkan nyawanya.

“Dia menerima semua tindakan resusitasi yang diperlukan, namun tidak membuahkan hasil positif,” ungkap pernyataan Layanan Ptnitentiary Federal.

“Alexei Navalny meninggal di koloni hukuman Nomor 3 di Okrug Otonom Yamalo-Nenets,” papar departemen regional Lembaga Pemasyarakatan Federal pada Jumat (16/2/2024).

“Pada 16 Februari tahun ini, di koloni No. 3, terpidana Navalny A.A. merasa tidak enak badan setelah berjalan, segera kehilangan kesadaran. Petugas medis dari institusi tersebut segera tiba dan tim medis darurat dipanggil,” ungkap rilis tersebut.

“Semua tindakan resusitasi yang diperlukan telah dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil positif. Dokter darurat membenarkan kematian terpidana tersebut. Penyebab kematiannya sedang dicari tahu,” papar pernyataan tersebut.

Mengomentari perkembangan tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan terserah kepada petugas medis untuk mencari tahu penyebab di balik kematian Navalny.

Baca juga: Serangan Israel Paksa 88.000 Warga Mengungsi di Lebanon Selatan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Prancis Lolos ke 16...
Prancis Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Swedia, Mbappe Borong 2 Gol
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved