Selandia Baru Lacak Sumber Penyebaran Baru Covid-19

Kamis, 13 Agustus 2020 - 10:59 WIB
loading...
Selandia Baru Lacak...
Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield menuturkan, pihaknya tengah melakukan pelacakan untuk menemukan sumber penyebaran baru Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru , Ashley Bloomfield menuturkan, pihaknya tengah melakukan pelacakan untuk menemukan sumber penyebaran baru Covid-19. Langkah ini diambil setelah munculnya 14 kasus baru infeksi Covid-19 di Auckland, yang mengakhiri catatan 102 hari berturut-turut tanpa kasus infeksi lokal.

Kasus baru pertama dideteksi berasal dari empat orang yang berasal dari satu keluarga, sebelum akhirnya otoritas setempat menemukan adanya 10 orang lain yang dinyatakan positif Covid-19. Keluarga tersebut diketahui tidak memiliki rekam jejak bahwa mereka telah melakukan perjalanan keluar kota atau negeri baru-baru ini.

"Kami bekerja keras untuk melakukan pelacakan kontak yang perlu kami lakukan dan melacak kembali untuk mengetahui apa sumber infeksi ini," kata Bloomfield, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (13/8/2020). ( Baca juga: Muncul Kasus Covid-19 Baru, Selandia Baru Lockdown Auckland )

Bloomfield meningkatkan kemungkinan bahwa virus telah tiba di Selandia Baru melalui pengiriman. Ini mengingat salah satu dari empat anggota keluarga yang terinfeksi bekerja di toko dingin yang mengambil barang-barang beku impor dari luar negeri.

Beberapa ahli kesehatan lokal terkemuka menyarankan kemungkinan besar virus itu telah menyebar diam-diam di Auckland selama berminggu-minggu, berpotensi menginfeksi puluhan orang.

Bloomfield mengatakan, hampir pasti lebih banyak kasus akan muncul dan tim petugas kesehatan berlomba untuk menemukan asal klaster baru tersebut. ( Baca juga: Hindari Hoaks Covid-19 dengan Validasi Data )

“Kami ingin mengetahui seberapa besar itu secepat mungkin, jadi kami sudah menguji semua kontak dekat, kontak biasa, tempat kerja, terkait keluarga. Inilah yang ingin kami lakukan secepat mungkin untuk mengetahui seberapa luas wabah itu dan siapa kasus pertama yang mungkin terjadi," ucapnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Cedera Patah Kaki di...
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Terancam Absen Setahun
Tiga Tahun Program Mangrove...
Tiga Tahun Program Mangrove NHM di Kao Tunjukkan Hasil Nyata bagi Pemulihan Ekosistem Pesisir
Berita Terkini
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved