Mengapa Israel Mati-matian Menghancurkan Rafah?
Senin, 12 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
UE dan Inggris juga mengikuti jejak Amerika.
![Mengapa Israel Mati-matian Menghancurkan Rafah?]()
Foto/Reuters
Israel menyakini Rafah sebagai lokasi untuk menyembunyikan para sandera yang ditahan Hamas.
Apalagi, Israel mengatakan dua sandera laki-laki Israel telah diselamatkan dalam serangan di Rafah, di tengah laporan serangan udara besar-besaran Israel di kota Gaza selatan.
Militer Israel mengatakan kedua pria tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik.
Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan Rafah sedang diserang, dan sejumlah korban jiwa dilaporkan.
Israel mengatakan pihaknya telah melakukan serangan di Gaza selatan, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Dalam pernyataan selanjutnya di media sosial, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa selama “operasi gabungan antara IDF, ISA [Badan Keamanan Israel atau Shin Bet], dan Polisi Israel, dua sandera Israel dari Kibbutz Nir Yitzhak berhasil diselamatkan. : Fernando Simon Marman (60) dan Louis Har (70)".
Para sandera yang diselamatkan dibawa ke Pusat Medis Sheba di Israel tengah untuk menjalani tes. IDF memposting rekaman malam hari dari sebuah helikopter yang mendarat di lokasi yang tidak ditentukan. Tidak jelas apakah orang-orang itu ada di dalam pesawat.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant menggambarkan operasi penyelamatan itu “mengesankan”. Dia menambahkan: "Kami akan terus memenuhi komitmen kami untuk mengembalikan orang-orang yang diculik, dengan cara apa pun."
5. Tempat untuk Menyembunyikan Sandera

Foto/Reuters
Israel menyakini Rafah sebagai lokasi untuk menyembunyikan para sandera yang ditahan Hamas.
Apalagi, Israel mengatakan dua sandera laki-laki Israel telah diselamatkan dalam serangan di Rafah, di tengah laporan serangan udara besar-besaran Israel di kota Gaza selatan.
Militer Israel mengatakan kedua pria tersebut berada dalam kondisi kesehatan yang baik.
Sebelumnya, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan Rafah sedang diserang, dan sejumlah korban jiwa dilaporkan.
Israel mengatakan pihaknya telah melakukan serangan di Gaza selatan, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Dalam pernyataan selanjutnya di media sosial, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa selama “operasi gabungan antara IDF, ISA [Badan Keamanan Israel atau Shin Bet], dan Polisi Israel, dua sandera Israel dari Kibbutz Nir Yitzhak berhasil diselamatkan. : Fernando Simon Marman (60) dan Louis Har (70)".
Para sandera yang diselamatkan dibawa ke Pusat Medis Sheba di Israel tengah untuk menjalani tes. IDF memposting rekaman malam hari dari sebuah helikopter yang mendarat di lokasi yang tidak ditentukan. Tidak jelas apakah orang-orang itu ada di dalam pesawat.
Menteri Pertahanan Yoav Gallant menggambarkan operasi penyelamatan itu “mengesankan”. Dia menambahkan: "Kami akan terus memenuhi komitmen kami untuk mengembalikan orang-orang yang diculik, dengan cara apa pun."
(ahm)
Lihat Juga :