Bagaimana Masa Depan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza?

Kamis, 12 Februari 2026 - 03:30 WIB
loading...
Bagaimana Masa Depan...
Masa depan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza ditentukan banyak faktor. Foto/X/@QudsNen
A A A
GAZA - Berdasarkan pengalaman 75 tahun operasi perdamaian PBB dan 30 tahun operasi stabilisasi NATO, beberapa faktor penting memengaruhi apakah negara-negara bersedia secara politik mendukung, secara finansial mendukung, dan berpartisipasi dalam misi tersebut.

Faktor-faktor tersebut adalah: legitimasi dan kredibilitas, keunggulan politik dan kejelasan misi, persepsi ketidakberpihakan dan persetujuan pihak-pihak yang berkonflik, serta persepsi penduduk setempat.

Bagaimana Masa Depan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza?

1. Mengakhiri Perang Gaza

Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF), yang merupakan pilar inti dari Rencana Komprehensif untuk mengakhiri Konflik Gaza, saat ini tidak memenuhi persyaratan minimum untuk sebagian besar faktor-faktor ini. Ini menjelaskan mengapa pembentukannya mengalami kesulitan. Tanpa peningkatan signifikan di seluruh faktor-faktor ini, kemungkinan besar ISF tidak akan pernah dibentuk.

Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 mengesahkan ISF pada 17 November 2025. Hal ini memberikan legitimasi formal berdasarkan hukum dan praktik internasional yang telah mapan.

"Namun, legitimasi ini melemah karena kurangnya kejelasan resolusi mengenai tujuan politik operasi dan cara untuk mencapainya. Pelajaran inti dari sejarah operasi perdamaian dan stabilisasi adalah bahwa operasi semacam itu tidak dapat menggunakan kekuatan untuk mencapai di lapangan apa yang tidak dapat disepakati secara politik di meja perundingan. Operasi perdamaian bukanlah pengganti perjanjian politik; itu adalah alat untuk mengimplementasikan perjanjian," ungkap Cedric de Coning dan Erik Skare, dilansir Global Policy Journal.

2. Melucuti Senjata Hamas

Menurut Cedric de Coning dan Erik Skare, implikasinya bagi ISF adalah tidak realistis untuk mengharapkannya melucuti senjata dan mendemiliterisasi Gaza secara paksa, tetapi ISF dapat menyediakan lingkungan yang aman dan stabil serta memfasilitasi dan mengawasi proses tersebut, jika Israel dan Hamas setuju untuk mendemiliterisasi Gaza secara sukarela.

Resolusi Dewan Keamanan PBB 2083 mengatur agar ISF 'menggunakan semua tindakan yang diperlukan untuk melaksanakan mandatnya', yang merupakan rumusan yang secara luas konsisten dengan bahasa yang biasanya digunakan Dewan Keamanan untuk mengesahkan penggunaan kekuatan.

Namun, frasa lain yang biasanya digunakan untuk menandakan dasar hukum penggunaan kekuatan, yaitu ‘bertindak berdasarkan Bab VII Piagam PBB’, telah dihilangkan. Tujuannya mungkin untuk mengurangi persepsi bahwa ISF adalah operasi penegakan hukum, sekaligus mengizinkan penggunaan kekuatan jika diperlukan untuk menahan pertempuran dan kejahatan di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Pentagon Rilis Lebih...
Pentagon Rilis Lebih Banyak Dokumen Terkait UFO, di Antaranya Laporan Militer
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Volkswagen Group Akan...
Volkswagen Group Akan Hentikan Produksinya Setengah pada 2030
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved