Israel Ingin Ubah Stempel Paspor dari Negara Palestina Jadi Dewan Perdamaian

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:04 WIB
loading...
Israel Ingin Ubah Stempel...
Warga memegang paspor yang dikeluarkan Otoritas Palestina di penyeberangan Rafah. Foto/Aaed Tayeh/Flash90
A A A
RAFAH - Israel mempertimbangkan mengganti cap paspor Palestina saat pembatasan di Rafah terus menjebak pasien, keluarga, dan pelancong di dalam Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginstruksikan para pejabat memeriksa perubahan cap yang ditempatkan pada paspor Palestina di perbatasan Rafah dari “Negara Palestina” menjadi “Dewan Perdamaian,” menurut laporan media berbahasa Ibrani.

Usulan tersebut muncul selama diskusi kabinet setelah para pejabat keamanan Israel mencatat dokumen Otoritas Palestina masih digunakan untuk para pelancong yang keluar dari Gaza, lapor Yedioth Ahronoth.

Kata-kata yang disarankan merujuk pada badan pemerintahan yang diusulkan di bawah kerangka kerja administratif pasca-perang untuk Gaza.

Para menteri Israel juga membahas pengaturan administratif di perbatasan dan pertanyaan yang lebih luas tentang siapa yang menjalankan wewenang atas prosedur perjalanan.

Netanyahu telah berulang kali menyatakan Otoritas Palestina tidak akan diizinkan berpartisipasi dalam pemerintahan Gaza. Oleh karena itu, perdebatan tentang cap tersebut mencerminkan lebih dari sekadar penyesuaian teknis — ini menandakan upaya mendefinisikan kembali identitas politik yang melekat pada pergerakan dari wilayah yang terkepung tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
PUI Dorong Pemerintah...
PUI Dorong Pemerintah Konsultasikan Keanggotaan Indonesia di BoP ke DPR demi Jaga Marwah Konstitusi
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Berita Terkini
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved