Mengapa Jerman Ingatkan Israel tentang Bencana Besar jika Melakukan Invasi Darat ke Rafah?

Minggu, 11 Februari 2024 - 19:29 WIB
loading...
Mengapa Jerman Ingatkan...
Israel akan mengalami bencana besar jika melakukan invasi darat ke Rafah. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock memperingatkan Israel agar tidak melancarkan serangan darat ke Gaza selatan karena hal itu hanya akan menyebabkan lebih banyak kematian warga sipil.

Peringatan Baerbock muncul ketika Pasukan Pertahanan Israel (IDF) berencana melakukan serangan terhadap Rafah, sebuah kota dekat perbatasan Mesir di mana banyak warga Palestina melarikan diri sejak pertempuran antara Israel dan Hamas pecah pada bulan Oktober. IDF sebelumnya mendesak warga sipil untuk mengungsi ke kota tersebut, yang berpenduduk sekitar 280.000 jiwa sebelum perang.

Dalam sebuah postingan di X (sebelumnya Twitter), Baerbock mengatakan bahwa “1,3 juta orang mencari perlindungan dari pertempuran di wilayah yang sangat kecil.”

“Serangan tentara Israel di Rafah akan menjadi bencana kemanusiaan,” tulis Baerbock. “Israel harus mempertahankan diri melawan teror Hamas, namun pada saat yang sama harus mengurangi penderitaan penduduk sipil sebanyak mungkin.”

Baca Juga: Menang atau Mati Syahid, Warga Gaza Bersumpah Tidak Akan Tinggalkan Rafah

Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pada hari Jumat bahwa tujuan “menghilangkan Hamas” tidak dapat dicapai tanpa menetralisir pejuang yang tersisa di Rafah. Perdana Menteri telah menugaskan IDF untuk menyusun rencana “untuk mengevakuasi penduduk dan menghancurkan batalion [Hamas].”

Serangan IDF pada Sabtu pagi menewaskan sedikitnya 44 orang di Rafah, menurut otoritas setempat yang dikelola Hamas. Serangan tersebut telah mendorong seruan baru dari luar negeri untuk mengakhiri kekerasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Jumlah WNI yang Diculik...
Jumlah WNI yang Diculik Israel Bertambah Menjadi 7 Orang
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Iran Tegaskan Gelar...
Iran Tegaskan Gelar Serangan ke Israel, Isyaratkan Invasi Darat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved