Takut Diinvasi Rusia, 3 Sekutu NATO Ingin Bangun 600 Bunker

Minggu, 11 Februari 2024 - 09:20 WIB
loading...
A A A
Batalyon multinasional Enhanced Forward Presence milik NATO—yang dikerahkan secara bergilir ke negara-negara Baltik setelah aneksasi Crimea oleh Rusia pada tahun 2014—sampai KTT aliansi tersebut di Madrid pada tahun 2023, dipandang sebagaipasukan “trip-wire”, dirancang untuk menarik negara-negara sekutu ke dalam konflik daripada menghentikan pasukan invasi Rusia.

Para pemimpin sipil dan militer di Baltik mengecam status mereka sebagai negara sekutu NATO. Invasi dahsyat Rusia dan pendudukan wilayah Ukraina pada tahun 2022 memicu perubahan strategis bagi aliansi tersebut, ketika negara-negara Baltik melihat kengerian yang menimpa warga Ukraina di Mariupol, di pinggiran kota Kyiv, dan di tempat lain.

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengatakan pada 2022 bahwa negaranya akan "dihapus dari peta" jika menyerang pasukan Rusia berdasarkan rencana trip-wire NATO.

Garis pertahanan Baltik yang baru selaras dengan pendekatan “postur pertahanan depan dan pencegahan dengan penolakan” yang diperbarui NATO, kata Lilleväli, bertujuan mempertahankan setiap inci wilayah sekutu setiap saat.

“Instalasi ini, pertama, bertujuan untuk menghindari konflik militer di wilayah kami, karena berpotensi mengubah perhitungan musuh,” kata Lilleväli.

“Langkah-langkah kontra-mobilitas dan fortifikasi telah memainkan peran penting dalam perang di wilayah kita sepanjang sejarah, misalnya di Finlandia, dan seperti yang ditunjukkan oleh perang di Ukraina, tindakan tersebut juga berlaku di abad ini," paparnya, seperti dikutip Newsweek, Minggu (11/2/2024).

"Instalasi tersebut harus menghalangi musuh untuk maju dengan cepat di wilayah negara-negara Baltik dan jika terjadi serangan militer menghentikan kemajuan musuh yang sudah berada di perbatasan kita," paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Israel Gerah AS dan...
Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved