Ketahuan Selingkuh dengan Pria Beristri, Ratu Kecantikan Jepang Serahkan Kembali Mahkotanya
Jum'at, 09 Februari 2024 - 14:30 WIB
loading...
Karolina Shiino (tengah) pemenang kontes Miss Japan 2024 yang menyerahkan kembali mahkotanya setelah ketahuan selingkuh dengan pria beristri. Foto/Miss Japan Association
A
A
A
TOKYO - Seorang pemenang kontes ratu kecantikan Jepang menyerahkan kembali mahkotanya setelah ketahuan berselingkuh dengan pria beristri.
Karolina Shiino, pemenang Miss Japan 2024, menyerahkan kembali mahkotanya hanya dalam waktu dua minggu setelah meraihnya.
Shiino (26), yang lahir di Ukraina dari orang tua asal Ukraina, menang dalam kontes Miss Japan minggu lalu. Dia tercatat sebagai orang pertama dengan latar belakang Eropa yang memenangkan gelar Miss Japan.
Baca Juga: Pria Indonesia Meninggal dalam Tahanan Polisi di Utara Tokyo
Shiino tinggal di Jepang sejak masih kecil. Dia telah fasih berbahasa Jepang dan menjadi warga negara tersebut.
Beberapa pihak menyambut baik penobatan seorang migran, tetapi yang lain mempertanyakan kemenangan Shiino.
Sejarawan Hiroe Yamashita mengatakan bahwa diskriminasi rasial tidak boleh ditoleransi, namun menambahkan bahwa kontes Miss Japan harus dinilai berdasarkan “standar kecantikan Jepang”.
“Dengan penampilan Karolina Shiina, orang Jepang berdarah murni tidak memiliki peluang di bawah nilai-nilai kecantikan modern," katanya.
Karolina Shiino, pemenang Miss Japan 2024, menyerahkan kembali mahkotanya hanya dalam waktu dua minggu setelah meraihnya.
Shiino (26), yang lahir di Ukraina dari orang tua asal Ukraina, menang dalam kontes Miss Japan minggu lalu. Dia tercatat sebagai orang pertama dengan latar belakang Eropa yang memenangkan gelar Miss Japan.
Baca Juga: Pria Indonesia Meninggal dalam Tahanan Polisi di Utara Tokyo
Shiino tinggal di Jepang sejak masih kecil. Dia telah fasih berbahasa Jepang dan menjadi warga negara tersebut.
Beberapa pihak menyambut baik penobatan seorang migran, tetapi yang lain mempertanyakan kemenangan Shiino.
Sejarawan Hiroe Yamashita mengatakan bahwa diskriminasi rasial tidak boleh ditoleransi, namun menambahkan bahwa kontes Miss Japan harus dinilai berdasarkan “standar kecantikan Jepang”.
“Dengan penampilan Karolina Shiina, orang Jepang berdarah murni tidak memiliki peluang di bawah nilai-nilai kecantikan modern," katanya.
Lihat Juga :