5 Tantangan Pemerintahan Baru Pakistan, Salah Satunya Ancaman Perang dengan India, Afghanistan dan Iran

Kamis, 08 Februari 2024 - 16:16 WIB
loading...
5 Tantangan Pemerintahan...
Pemerintahan baru Pakistan akan menghadapi serangkaian tantangan berat. Foto/Reuters
A A A
ISLAMABAD - Pakistan mengadakan pemilihan nasional pada Kamis (8/2/2024) untuk memilih pemerintahan baru. Padahal, negara itu mengalami berbagai krisis yang melanda negara Asia Selatan berpenduduk 241 juta jiwa. Apalagi, Islamabad merupakan negara memiliki senjata nuklir.

5 Tantangan Pemerintahan Baru Pakistan

1. Mengendalikan Perekonomian yang Sulit

5 Tantangan Pemerintahan Baru Pakistan, Salah Satunya Ancaman Perang dengan India, Afghanistan dan Iran

Foto/Reuters

Melansir Reuters, Pakistan berhasil menghindari gagal bayar negara pada musim panas lalu melalui dana talangan terakhir sebesar USD3 miliar dari Dana Moneter Internasional (IMF) – namun dukungan pemberi pinjaman tersebut berakhir pada bulan Maret, setelah itu para pejabat yakin bahwa program baru yang diperluas akan diperlukan.

Merundingkan sebuah program baru, dan dengan cepat, akan menjadi hal yang sangat penting bagi pemerintahan baru, yang akan mengambil alih perekonomian yang dilanda rekor inflasi tinggi dan pertumbuhan yang lambat akibat reformasi yang sulit.

Sebuah program baru berarti berkomitmen pada langkah-langkah yang diperlukan agar tetap berada pada jalur sempit menuju pemulihan, namun hal ini akan membatasi pilihan kebijakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang sangat frustrasi dan melayani industri yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk memacu pertumbuhan.

Baca Juga: 5 Calon Pemimpin Pakistan yang Berebut Memenangkan Pemilu 2024

2. Stabilitas Politik

5 Tantangan Pemerintahan Baru Pakistan, Salah Satunya Ancaman Perang dengan India, Afghanistan dan Iran

Foto/Reuters

Melansir Reuters, ketegangan politik meningkat menjelang pemilu karena apa yang disebut oleh mantan perdana menteri Imran Khan sebagai tindakan keras terhadap dirinya dan partainya. Mantan bintang kriket itu telah dipenjara sejak Agustus, sehingga membuat marah jutaan pendukungnya.

Dia telah dijatuhi berbagai hukuman penjara tiga kali dalam seminggu terakhir, namun masih banyak kasus yang menunggu keputusan terhadapnya - termasuk satu kasus yang menuduhnya memerintahkan serangan kekerasan terhadap instalasi militer, yang dapat mengakibatkan hukuman mati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Berita Terkini
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved